Badai PHK Raksasa Teknologi Berlanjut di 2023, Ini Daftarnya

Khadijah Shahnaz Fitra
Jumat, 6 Januari 2023 | 14:37 WIB
Ilustrasi perusahaan rintisan (startup) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK)/Dice Insights
Ilustrasi perusahaan rintisan (startup) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK)/Dice Insights
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) perusahaan teknologi masih berlanjut di 2023. Kasus terbaru terjadi pada salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, Amazon yang dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 18.000 karyawannya.

Dilansir dari Bloomberg, Kamis (5/1/2023), Chief Executive Officer Amazon, Andy Jassy, mengumumkan rencana pemangkasan dalam sebuah memo kepada karyawan pada Rabu (4/1/2023).

Jassy mengatakan pemangkasan ini merupakan bagian perencanaan dari 2022. Pemangkasan akan menyasar pada sebagian besar divisi ritel Amazon dan SDM seperti perekrutan.

Bukan hanya Amazon, beberapa perusahaan teknologi besar seperti Meta, induk dari facebook, Whatsapp dan Instagram juga melakukan PHK pada 2022.

Menariknya, pada awal memasuki gelombang pandemi Covid-19 pada 2020, banyak perusahaan teknologi mendapat manfaat dari 'ledakan' dalam pengeluaran e-commerce dan pekerjaan jarak jauh.

Kondisi tersebut memicu banyaknya perusahaan untuk merekrut karyawan lebih banyak. Namun, semua itu tidak berlangsung lama. Kini beberapa perusahan teknologi banyak yang melakukan PHK sekaligus pembekuaan rekrutan.

Berikut ini daftar perusahaan yang teknologi melakukan PHK massal terhadap karyawannya:

1. Meta

Induk Facebook, Instagram, dan Whatsapp Meta Platforms Inc. mengatakan akan melakukan PHK terhadap 11.000 karyawan perusahaan.

Hal ini diungkapkan Chief Executive Officer Meta, Mark Zuckerberg, dalam pernyataan resmi kepada karyawan pada Rabu (9/11/2022). Jumlah PHK ini setara dengan 13 persen jumlah seluruh tenaga kerja Meta. Selain PHK, perusahaan juga akan melanjutkan penghentian perekrutan hingga kuartal I/2023.

"Saya ingin bertanggung jawab atas keputusan ini dan bagaimana kami sampai di sini. Saya tahu ini sulit untuk semua orang, dan saya meminta maaf untuk mereka yang terkena dampak,” kata Mark seperti dikutip Bloomberg, Rabu (9/11/2022).

Meta mengatakan mengatakan pengurangan akan terjadi di seluruh lini perusahaan. Namun, tim perekrutan bakal berpengaruh paling signifikan, sedangkan tim bisnis Meta akan mengalami restrukturisasi skala besar.

2. HP

HP Inc., produsen teknologi asal Amerika Serikat, dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 6.000 karyawan selama tiga tahun ke depan.

Dilansir dari Bloomberg, Rabu (23/11/2022) pemangkasan dilakukan karena adanya penurunan permintaan untuk komputer pribadi (personal computer/PC).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper