Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Laman pencarian Google ditampilkan di sebuah laptop di New York, AS, Jumat (24/7/2020). - Bloomberg/Gabby Jones. Buka/bukaan Induk Google Terkait Efisiensi Tenaga Kerja
Lihat Foto
Premium

Buka-bukaan Induk Google Terkait Efisiensi Tenaga Kerja

Induk Google yakni Alphabet Inc. berencana melakukan efisiensi dalam hal perekrutan tenaga kerja. PHK karyawan kali ini bukan menjadi pilihan bagi perseroan.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com
13 Juli 2022 | 15:36 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Isu mengenai ketenaga kerjaan rupanya tak hanya melanda perusahaan teknologi di Indonesia. Raksasa teknologi global yakni Alphabet Inc. juga berencana melakukan efisiensi di sisi tenaga kerja.

Namun, induk Google tersebut tidak sedang berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan multinasional tersebut memutuskan hanya akan memperlambat ritme perekrutan tenaga kerjanya mulai tahun ini.

Fakta itu tampak dari memo Chief Executive Officer Google Alphabet Sundar Pichai yang dikirimkan kepada karyawannya. Dalam salinan memo yang dikutip dari Bloomberg, Rabu (13/7/2022) tersebut, Sundar turut memasukkan kondisi perekonomian global yang dipenuhi ketidak pastian sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kegiatan perekrutan tenaga kerja perusahaan.

Dalam kalimat pembukanya, Sundar mengucapkan termakasihnya kepada seluruh karyawan perusahaan atas kinerja positif perseroan hingga paruh pertama 2022. Namun demikian, dia melihat cukup banyak tantangan yang akan dihadapi perusahaan, salah satunya dari sisi ekonomi global

“Prospek ekonomi global yang tidak pasti telah menjadi perhatian utama. Seperti semua perusahaan, kami tidak kebal terhadap hambatan ekonomi. Sesuatu yang saya hargai tentang budaya kami adalah bahwa kami tidak pernah menganggap tantangan semacam ini sebagai hambatan. Sebaliknya, kami melihatnya sebagai peluang untuk memperdalam fokus kami dan berinvestasi untuk jangka panjang,” katanya.

Dia pun menegaskan bahwa Google masih akan mengusung misinya yakni mengelola informasi dari seluruh dunia dan membuatnya dapat diakses dan berguna secara universal. Perusahaan pun berupaya mewujudkan hal tersebut dengan melakukan sejumlah investasi strategis hingga semester I/2022. Termasuk terkait dengan perekrutan tenaga kerja profesional.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top