Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Daftar Startup yang PHK Karyawan Selain Shopee

Bisnis.com merangkum daftar startup yang melakukan PHK karyawan selain Shopee.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  11:00 WIB
Ini Daftar Startup yang PHK Karyawan Selain Shopee
Ilustrasi perusahaan rintisan (startup) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) - Dice Insights

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah startup di Indonesia yang telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan kini kembali bertambah menjadi 10 entitas, selain Shopee yang dikabarkan melakukan hal serupa.

PHK tersebut muncul di tengah kondisi keuangan perusahaan yang serba sulit akibat tekanan ekonomi yang terindikasi dipicu sejumlah faktor.

Dari mulai tren naiknya suku bunga AS, kondisi makro ekonomi yang saat ini terjadi, hingga efek transisi pasca-pandemi Covid-19. Sebagai catatan, PHK yang terjadi pada startup ini bukan hanya terjadi di Indonesia.

Baru-baru ini, Shopee akan melakukan PHK secara massal di seluruh wilayah operasional. Mengutip Tech in Asia, PHK tersebut akan berimbas kepada lini bisnis ShopeeFood dan ShopeePay.

Sebagai informasi, perusahaan e-commerce yang berbasis di Singapura ini tercatat memiliki wilayah bisnis di Asia Tenggara, Taiwan, Brasil, Meksiko, Chili, dan Kolombia. 

Beberapa startup terkenal dan besar juga melakukan PHK pada tahun ini seperti Netflix, Robinhood dan di Asia Tenggara saat ini Startup E-commerce iPrice dan Shopee dikabarkan melakukan PHK massal kepada karyawannya.

Di Indonesia sendiri, jika ditotal, sejak akhir kuartal I/2022 setidaknya ada 10 startup yang telah melakukan PHK karyawan.

Ini Daftar Startup yang PHK Karyawan:

1. TaniHub

Pada awal Maret 2022, TaniHub menghentikan semua layanan business to consumers (B2C), di mana hal ini menghentikan operasional gudang di Bandung dan Bali.

TaniHub mengatakan keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan untuk mempertajam fokus dan meningkatkan pertumbuhan melalui kegiatan segmen business to business (B2B).

TaniHub pun mengakui dengan adanya penghentian operasional warehouse di Bandung dan Bali mengakibatkan adanya PHK bagi sejumlah pekerja TaniHub. TaniHub pun akan memfokuskan bisnis menjadi pemasok bagi hotel, restoran, dan kafe (horeka). TaniHub juga dikatakan akan menyasar ke ara modern trade yaitu supermarket, hypermarket, dan pasar swalayan.

2. SiCepat

Sama seperti TaniHub, SiCepat merupakan startup awal yang menginformasikan adanya PHK terhadap ratusan karyawan di seluruh manajemen dan departemen yang tidak memenuhi standar penilaian perusahaan.

SiCepat menilai jumlah karyawan yang terdampak kebijakan tersebut tidak mencapai 1 persen dari total karyawan. Wiwien memaparkan secara komposisi jumlah karyawan yang terdampak adalah 0,6 persen dari total sebanyak 60.000 karyawan atau tepatnya 360 karyawan.

Kebijakan tersebut diambil setelah evaluasi rutin yang dilakukan oleh perusahaan. Evaluasi ini dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas kinerja karyawan SiCepat di tengah sengitnya kompetisi bisnis logistik.

Halaman:
  1. 1
  2. 2
  3. 3

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karyawan phk StartUp shopee
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top