Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi startup -
Lihat Foto
Premium

Waduh! Bisnis Startup Sudah Bunyikan Alarm Bahaya, Apa Itu?

Bisnis startup sudah mulai membunyikan alarm bahaya terkait dengan badai PHK karyawan dalam sepekan terakhir.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com
30 Mei 2022 | 13:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Bisnis perusahaan rintisan atau startup seakan telah membunyikan alarm bahaya alaminya melalui badai PHK karyawan. Bila tak kunjung mendapat solusi, bukan tidak mungkin siklus hidupnya hanya bisa bertahan 1 tahun ke depan.

Sebagaimana diketahui, dalam kurun waktu sepekan terakhir, terdapat tiga startup besar yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini diprediksi terjadi lantaran beberapa hal seperti efek naiknya suku bunga, kondisi makro ekonomi yang saat ini terjadi, hingga pandemi Covid-19.

Keputusan memilih strategi efisiensi lewat PHK ini ternyata dinilai tidak efektif menyelesaikan masalah terutama bila perusahaan ingin bertahan jangka panjang.

Ketua Umum Indonesian Digital Empowering Community (Idiec) M. Tesar Sandikapura mengatakan sejauh ini, banyak startup khususnya yang baru berkembang hanya fokus pada perolehan transaksi dan valuasi, bukan profit. Fenomena ini bahkan sudah bisa diprediksi sejak lima tahun terakhir.

Menurut dia, ini merupakan kesalahan kelompok. Bukan founder, CEO atau pihak lainnya, tetapi kolektif termasuk investor. Makanya, langkah mengurangi karyawan hanya akan membantu 20-30 persen terhadap total biaya operasional atau operating expenses (opex).

"Sisanya itu yang harus dibabat. Jadi kalau mau benar dia harus melakukan pencarian bisnis model baru yang lebih tepat sasaran dan lebih jelas profitnya," kata Tesar, beberapa waktu lalu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top