Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Data Center Pertama di Jakarta yang Pakai Energi Bersih

PT Ekagrata Data Gemilang mendirikan data center pertama yang menggunakan energi bersih dan mendapat Renewable Energy Certificate (REC) dari PLN.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 13 Mei 2022  |  10:59 WIB
Ini Data Center Pertama di Jakarta yang Pakai Energi Bersih
Ilustrasi data center.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Ekagrata Data Gemilang (Edge DC) resmi jadi data center pertama di Jakarta yang menggunakan Renewable Energy Certificate (REC) dari PLN. 

CEO dari Edge DC Stephanus Oscar mengatakan REC sendiri merupakan inovasi PLN di bidang energi yang dirancang untuk meningkatkan bauran energi bersih di Indonesia hingga 25 persen pada 2025.

"Inisiatif ini adalah bagian dari komitmen Edge DC untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor energi hijau," katanya, Jumat (13/5/2022).

Stephanus menyebut, menurut data International Energy Agency (IEA) pada 2020, penggunaan listrik global untuk kebutuhan data center mencapai 250 Terrawatt-hour (TWh) atau sekitar 1 persen dari konsumsi keseluruhan. 

Dengan begitu, sambung dia, seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya permintaan jasa infrastruktur teknologi informasi, Edge DC turut mendukung teknologi rendah karbon yang disediakan oleh PLN melalui penyerahan REC.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan menambahkan, selama 2022, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya telah memasok 9.231 unit REC atau setara dengan 9.231 MWh energi terbarukan kepada pelanggan di Jakarta. 

Menurutnya, kontribusi Edge DC melalui REC ini merupakan komitmen yang patut dititikberatkan untuk mendukung Jakarta yang lebih hijau, serta merupakan aksi nyata mendukung program pemerintah menuju Indonesia Net Zero Emission di 2060. 

"Dari data PLN menunjukkan, potensi kebutuhan listrik untuk data center diperkirakan sebesar 300 MVA di tahun 2022 ini, dan masih akan terus bertambah. PLN juga menyediakan listrik premium dengan keandalan pasokan multi sumber untuk mendukung keandalan listrik untuk data center," ucap dia.

Doddy menuturkan, penggunaan sistem Automatic Change Over (ACO) melengkapi keandalan pasokan listrik premium, sehingga apabila sumber listrik utama mengalami gangguan akan segera dipindahkan ke sumber listrik cadangan.

"Keandalan adalah sebuah faktor penting dalam pengoperasian data center dan dengan menggunakan sistem ini juga akan menjamin layanan tanpa gangguan kepada pelanggan Edge DC," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

data center Energi Bersih Terbarukan
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top