Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Telkom Merawat ESG Lewat Budaya Ramah Lingkungan

ESG sejatinya lahir dari kesadaran etis akan pentingnya bisnis yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 19 April 2022  |  15:20 WIB
Foto: dok. PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk
Foto: dok. PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagai perusahaan teknologi, PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk, nyatanya punya perhatian lebih untuk kelestarian lingkungan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), Telkom menegaskan kehadiran untuk Indonesia yang lebih baik.

Perhatian Telkom untuk kelestarian lingkungan dapat dibagi dalam dua bagian besar yakni internal dan eksternal. Telkom menempatkan perhatian pada lingkungan dalam konteks implementasi environment, social and governance (ESG) dan corporate social responsibility (CSR) khususnya.

ESG sejatinya lahir dari kesadaran etis akan pentingnya bisnis yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini kemudian mendorong investor dan perusahaan untuk menempatkan ESG sebagai bagian penting dari keputusan finansial jangka panjang.

TelkomGroup telah menerapkan budaya ramah lingkungan pada aktivitas kerja dan operasional. Semangat yang sama terus disebarkan ke masyarakat luas melalui Program TJSL. Telkom sangat berkomitmen untuk menjalankan ESG secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Budaya Ramah Lingkungan di TelkomGroup

Secara internal, TelkomGroup menerapkan penggunaan perangkat ramah lingkungan untuk mengurangi konsumsi energi dan mengadopsi penggunaan energi terbarukan. Telkom menerapkan budaya ramah lingkungan dengan desain gedung yang hemat energi dan menerapkan berbagai aplikasi digital untuk mengurangi pemakaian kertas.

Tujuan utama budaya ramah lingkungan di lingkungan kerja Telkom ialah untuk mengurangi emisi karbon. Sejumlah penghematan juga dilakukan seperti penggunaan listrik, air dan BBM. Sepanjang tahun 2020 lalu terjadi penghematan penggunaan air sebanyak 293.570 m3, yakni menjadi 1.588.177 m3 dibandingkan tahun 2019 sebanyak 1.881.747 m3.

Penghematan BBM juga terjadi sebesar 130.692 liter, yakni menjadi 13.190.397 liter di tahun 2020, turun dari tahun 2019 sebesar 13.321.089 liter. Penurunan tersebut terutama didorong oleh adanya kondisi Work From Home (WFH) yang membatasi mobilitas dan pengelolaan jam kerja.

Untuk penggunaan listrik terjadi kenaikan dari 2.234 juta kWh di tahun 2019 menjadi 2.313 juta kWh di tahun 2020. Kondisi tersebut disebabkan oleh upaya ekspansi bisnis perusahaan. Berkaitan dengan sensitifnya keamanan data pelanggan TelkomGroup terus berkomitmen menjaga kerahasiaan data pelanggan.

Program Tanggung Jawa Sosial Lingkungan (TJSL)

Untuk perhatian pada lingkungan secara eksternal, TelkomGroup memiliki Program Tanggung Jawa Sosial Lingkungan (TJSL). Melalui TJSL, TelkomGroup menunjukkan komitmen dan kontribusi untuk kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Pada TJSL ini terdapat delapan fokus kegiatan TelkomGroup yakni bantuan korban bencana alam, bantuan pendidikan dan pelatihan, bantuan kesehatan masyarakat, bantuan sarana umum, bantuan sarana ibadah, bantuan pelestarian alam, bantuan pengentasan kemiskinan dan bantuan peningkatan kapasitas mitra binaan.

Untuk bantuan masyarakat terdampak bencana misalnya, terdapat sejumlah aksi yang telah dilakukan TelkomGroup. Dua yang cukup menonjol misalnya ialah membantu warga Serang, Banten terdampak banjir pada awal Maret 2022 dan gerak cepat bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Februari 2022.

Pada kegiatan bantuan pelestarian alam, TelkomGroup menghadirkan inisiatif digitalisasi di bidang lingkungan melalui program restorasi dan konservasi hutan berbasis digital sebagai salah satu program TJSL perusahaan.

Telkom bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) untuk restorasi dan konservasi hutan. Sejumlah hutan kritis di Tanah Air telah menggunakan teknologi yang dihadirkan TelkomGroup ini.

Sebagai perusahaan teknologi, TelkomGroup menghadirkan teknologi Geographic Information System (GIS) dan geo tagging, khususnya dalam memonitor lahan tanam dan pengawasan secara digital terkait tumbuh kembang pohon yang ditanam. Melalui kedua layanan ini, pemantauan restorasi dan konservasi dapat dilakukan lebih mudah. 

Tidak berhenti di situ, Telkom juga aktif memberikan bantuan pendidikan yang juga merupakan bagian dari TJSL. TelkomGroup mengembangkan DigiCampus yang bekerja sama dengan sejumlah kampus di Tanah Air. DigiCampus merupakan solusi digital untuk mendukung perguruan tinggi dalam mewujudkan smart campus.

Telkom telah menyiapkan beberapa sistem seperti Smart System untuk mendukung operasional kampus meliputi penerapan sistem e-parking, smart library, dan smart card, serta Smart Learning sebagai aplikasi yang digunakan untuk mendukung pembelajaran secara langsung seperti blended learning, smart classroom, dan e-akademik.

Sistem lainnya, yakni Smart Building merupakan solusi berbasis ICT yang mengintegrasikan telekomunikasi, building automation, system dan office automation untuk mengoptimalkan biaya, fungsi dan integrasi meliputi access control, koneksi triple play, WiFi, CCTV, alarm, sound system announcer, digital signage, dan lainnya.

Telkom juga mendorong mahasiswa menghasilkan inovasi aplikasi yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui Innovillage, sebagai kompetisi wirausahawan sosial atau sociopreneurship

Program ini telah digelar sejak awal Pandemi Covid-19. Tujuannya, para mahasiswa-mahasiswi diajak terlibat langsung membantu memberikan solusi terhadap problem sosial masyarakat desa mereka melalui inovasi digital aplikatif. 

Innovillage hadir sebagai kolaborasi Telkom dengan Telkom University, Forum Rektor Indonesia, Aliansi Perguruan Tinggi Berbasis Badan Usaha Milik Negara (Aperti BUMN), dan Indonesia Career Center Network (ICCN). 

Inovasi aplikatif pada program Innovillage diharapkan berorientasi pada pencapaian SDGs sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Keikutsertaan mahasiswa pada Innovillage dapat dikonversi menjadi nilai satuan kredit semester (SKS) untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) sesuai program Merdeka Belajar. 

Program Innovillage Telkom ini pun mendapatkan penghargaan sebagai Community Involvement and Development (CID) Bidang Pendidikan pada ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2022.

Sejumlah langkah dan inisiatif TelkomGroup untuk berkontribusi lebih pada lingkungan patut diapresiasi. Melalui berbagai upaya baik internal maupun eksternal, TelkomGroup telah dan terus menggarisbawahi komitmen untuk menerapkan ESG secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi telkom indonesia ESG
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top