Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bumi Bisa Berubah Bentuk, Ini Penyebabnya

Bentuk bumi sering berubah. Kadang-kadang perubahan ini terjadi secara periodik, seperti halnya dengan pasang surut air laut, gempa, dan kerak bumi.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 21 Februari 2022  |  12:44 WIB
Planet bumi bulat - istimewa
Planet bumi bulat - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bila dilihat dari foto luar angkasa, bumi tampak bulat. Namun, bentuk yang sebenarnya adalah ellipsoid dan juga sering berubah-ubah bentuk.

Mengutip dari Ocean Service, Senin (21/2/2022), bentuk bumi ellipsoid tidak cukup untuk menggambarkan bumi yang unik dan selalu berubah.

Planet bumi lebih gemuk di ekuator daripada di kutub sekitar 70.000 kaki. Ini karena gaya sentrifugal yang diciptakan oleh rotasi konstan bumi.

Adapun pegunungan yang menjulang di bumi hampir 30.000 kaki dan palung laut dalam lebih dari 36.000 kaki (dibandingkan dengan permukaan laut) semakin mendistorsi bentuk Bumi.

Selain itu, bentuk permukaan laut di bumi juga berbentuk tidak beraturan.

Sedikit adanya variasi di medan gravitasi bumi bisa menyebabkan bukit dan lembah permanen di permukaan laut lebih dari 300 kaki relatif terhadap ellipsoid.

Selain itu, bentuk bumi selalu berubah. Kadang-kadang perubahan ini terjadi secara periodik, seperti halnya dengan pasang surut air laut secara harian yang mempengaruhi lautan dan kerak bumi.

Kadang-kadang perubahan bumi lambat, seperti pergeseran lempeng tektonik atau rebound kerak setelah lapisan es yang tebal mencair.

Terkadang bentuk bumi juga berubah dengan cara episodik yang dahsyat, khususnya saat peristiwa gempa bumi, letusan gunung berapi, atau hantaman meteor.

Survei Geodesi Nasional mengukur dan memantau planet bumi terus berubah. Geodesi adalah ilmu mengukur dan memantau ukuran dan bentuk bumi, termasuk medan gravitasinya, dan menentukan letak titik-titik di permukaan bumi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumi matahari
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top