Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dari Hujan Meteor hingga Gerhana Matahari Sebagian, Saksikan Fenoemna Langit di Tahun 2022

Berikut beberapa tanggal penting yang tidak boleh Anda lewatkan di tahun 2022,
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 28 Desember 2021  |  13:06 WIB
Dari Hujan Meteor hingga Gerhana Matahari Sebagian, Saksikan Fenoemna Langit di Tahun 2022
Gerhana Matahari Cincin -

Bisnis.com, JAKARTA -Tahun 2022 tinggal menghitung hari. Di tahun ini pula kita akan dimanjakan dengan pemandangan indah di langit, yang akan dipenuhi dengan hujan meteor, supermoon dan gerhana matahari parsial.

Nah bila Anda adalah salah satu orang yang tertarik dengan apa yang terjadi di langit, berikut beberapa tanggal penting yang tidak boleh Anda lewatkan di tahun 2022, melansir Kent Online, Selasa (28/12/2021).

1. Hujan Meteor Quadrantid - 3 Januari

Hujan meteor sudah dimulai sekitar pertengahan Desember 2021 hingga awal Januari 2022. Jika langit cerah, Quadrantid akan mencapai puncaknya pada 3 Januari, sekitar pukul 8 malam.

2. Hujan Meteor Lyrids - 21 April

Hujan meteor Lyrids dihasilkan oleh ledakan aktivitas meteor sekitar pertengahan hingga akhir April. Diperkirakan, hujan meteor Lyrids akan mencapai puncaknya pada malam 22 April hingga 23 April dini hari. Sayangnya, Anda mungkin tidak bisa melihatnya.

Pasalnya, Royal Museums Greenwich, rumah bagi Royal Observatory mengatakan kondisi mungkin tidak ideal untuk melihat puncak hujan meteor karena akan terjadi sekitar waktu bulan purnama. Namun, bila Anda bersikeras untuk melihatnya, carilah tempat yang gelap dan jauh dari polusi cahaya.

3. Hujan Meteor Eta Aquarids - 6 Mei

Eta Aquarids akan mencapai puncaknya dalam semalam, antara 5 atau 6 Mei. Waktu terbaik untuk menyaksikan keindahan Eta Aquarids adalah tengah malam dan menjelang fajar. Disebabkan oleh Komet Halley, hujan meteor ini jauh lebih aktif bagi orang-orang yang tinggal di Belahan Bumi Selatan.

4. Supermoon - 13 Juli

Supermoon terjadi ketika Bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi. Ketika Bulan berada dekat dengan Bumi, Bulan akan tampak lebih terang dan lebih besar daripada biasanya.

5. Hujan Meteor Perseid - 12 dan 13 Agustus

Dari sekitar pertengahan Juli hingga akhir Agustus, hujan meteor Perseid mulai aktif, tetapi Anda bisa menyaksikan tampilan terbaiknya sekitar 12 dan 13 Agustus. Disebut sebagai salah satu hujan meteor terbaik dan paling terang oleh Royal Museums Greenwich, Anda bisa melihatnya segera setelah matahari terbenam.

6. Hujan Meteor Orionid - 21 Oktober

Terakhir muncul pada tahun 2021, para pengamat bintang berharap di tahun 2022 mereka bisa menyaksikan hujan meteor Orionid yang lebih baik. Pada malam yang gelap dan cerah saat Bulan tidak meredupkan sinarnya, Anda dimungkinkan untuk melihat antara 10 dan 20 meteor di langit setiap jamnya.

7. Gerhana matahari sebagian - 25 Oktober

Ini akan menjadi gerhana matahari parsial kedua di tahun 2022, tetapi sepertinya gerhana paling mungkin terlihat dari Eropa dan sebagian Timur Tengah. Gerhana matahari sebagian terjadi ketika bulan melintas di antara matahari dan Bumi, tetapi tidak seperti gerhana matahari total, cahaya matahari tidak sepenuhnya terhalang sehingga membuatnya sangat gelap diluar. Gerhana ini akan berlangsung pada 25 Oktober, jadi masih banyak waktu untuk mencari kacamata yang cocok untuk melindungi mata Anda, bila Anda berencana untuk menyaksikannya.

8. Hujan Meteor Germinid - 14 Desember

Hujan meteor Germinid diperkirakan akan berlangsung selama sekitar dua minggu di bulan Desember. Tetapi pada 14 Desember, diperkirakan akan menjadi yang terbesar dan terbaik untuk menyaksikan hujan meteor Germinid. Germinid kemungkinan akan mencapai puncaknya sekitar pukul 1 siang dan bisa disaksikan sebelum fajar atau setelah senja malam itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fenomena astronomi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top