Menkominfo Berikan Proyeksi Soal Merger Indosat (ISAT) dan Tri

Leo Dwi Jatmiko
Rabu, 6 Oktober 2021 | 17:24 WIB
Logo Tri Indonesia dan Indosat. /Istimewa
Logo Tri Indonesia dan Indosat. /Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, MANOKWARI — Merger antara PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia dinilai dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. 

Penggabungan dua perusahaan menjadi satu akan membuat biaya operasional menjadi lebih hemat, yang berdampak pada harga layanan ke masyarakat yang makin terjangkau.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pemerintah mendukung konsolidasi industri telekomunikasi dengan tujuan agar lebih efisien dan produktif. 

Undang-undang Cipta Kerja no.11/2020, kata Johnny, mengamanatkan terjadinya berbagi infrastruktur telekomunikasi, baik telekomunikasi pasif, maupun telekomunikasi aktif, antar-operator seluler. 

“Kenapa ada infrastruktur sharing? agar operator tidak membangun sistemnya sendiri-sendiri dan belanja modalnya makin mahal. Itu [akan menjadi] beban bagi pelanggan,” kata Johnny di Manokwari, Papua Barat, Rabu (6/10/2021). 

Beban tinggi tersebut, sambung Johnny, karena biaya penggelaran mahal dengan membangun sendiri-sendiri. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka dilakukan konsolidasi. 

Konsolidasi operator seluler sendiri dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, melakukan kerja sama infrastruktur dengan skema business to business (B2B). Kedua, dengan melakukan merger atau konsolidasi. 

Merger Indosat dan Tri Indonesia, menurut Johnny, merupakan salah satu merger terbesar di Indonesia. 

Penggabungan dua perusahaan menjadi satu akan membuat biaya operasional menjadi lebih hemat, yang berdampak pada harga layanan ke masyarakat yang makin terjangkau di tengah jalur percepatan transformasi digital.

“Kami harapkan terjadi efisiensi spektrum, efisiensi infrastruktur dan sumber daya manusia yang lebih hebat dan permodalan yang lebih kuat,” kata Johnny.

Sebelumnya, Ooredoo Q.P.S.C., induk PT Indosat Tbk. dan CK Hutchison Holdings Limited, induk PT Hutchison 3 Indonesia mengumumkan penandatanganan dari kesepakatan transaksi definitif untuk pengajuan penggabungan bisnis telekomunikasi masing-masing di Indonesia pada 16 September 2021.

Perusahaan gabungan akan diberi nama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk. (“Indosat Ooredoo Hutchison”). 

Managing Director of Ooredoo Group Aziz Aluthman Fakhroo mengatakan dengan adanya kesepakatan ini, keduanya akan membangun perusahaan telekomunikasi digital kelas dunia di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper