Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akuisisi Saham Link Net, Ini Rencana XL (EXCL)

XL Axiata dan Axiata Group telah menandatangani kesepakatan tidak mengikat dengan pemegang saham mayoritas Linknet untuk melakukan akuisisi atas 66,03 persen saham Link Net. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 30 Juli 2021  |  20:03 WIB
Akuisisi Saham Link Net, Ini Rencana XL (EXCL)
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — PT XL Axiata Tbk. (EXCL) mengungkapkan akusisi saham Link Net akan membuat produk konvergensi perseroan makin luas. 

Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuni mengatakan XL Axiata dan Axiata Group telah menandatangani kesepakatan tidak mengikat dengan pemegang saham mayoritas Linknet untuk melakukan akuisisi atas 66,03 persen saham Link Net. 

XL berharap aksi korporasi ini akan memungkinkan perseroan untuk memperluas capaian produk konvergensi yang lebih besar. 

“Kami memiliki tujuan untuk menjadi operator konvergensi di Indonesia,” kata Ayu kepada Bisnis, Jumat (30/7). 

Sebagai informasi, pada Juni 2021, XL Axiata memperkenalkan produk inovatif dari XL Home dan XL Prabayar, yaitu XL Satu Fiber. 

XL mengeklaim produk tersebut sebagai layanan konvergensi pertama yang memungkinkan layanan berbasis serat optic dan sekaligus layanan seluler dalam satu produk.

Per Mei 2021, XL Axiata mencatat jumlah pelanggan XL Home telah mencapai 110.000 pelanggan. 

Pada periode tersebut, Homepass XL Home telah mencapai 580.000. XL mengincar 650.000 homepass hingga akhir tahun. Homepass adalah jaringan kabel serat optik yang sudah tergelar melewati rumah-rumah.

Untuk pelanggan seluler, per kuartal I/2021, XL memiliki pelanggan sebanyak 56,2 juta pelanggan. Rerata pendapatan yang dibukukan XL per pelanggan adalah sebesar Rp35.000

Adapun mengenai pergelaran 5G, Ayu mengatakan XL masih memperhatikan aturan terkait pemberlakuan Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk ikut uji layak operasi. 

XL belum dapat memastikan apakah ULO terealisasi pada 3 - 6 Agustus 2021, mengingat kondisi pandemi Covid-19 masih tinggi. 

“Untuk sementara detail mengenai produk, layanan, waktu dan lokasi terkait ULO, hingga kini belum bisa kami sampaikan,” kata Ayu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xl axiata telekomunikasi link net
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top