Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan SKKL Telkom (TLKM)-Facebook Dimulai pada 2022

saat ini Sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut (SKKL) Bifrost masih dalam proses persiapan pembangunan.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 20 Juni 2021  |  12:40 WIB
Ilustrasi SKKL yang akan dibangun konsorsium Facebook-Google. - istimewa
Ilustrasi SKKL yang akan dibangun konsorsium Facebook-Google. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. menyatakan pembangunan sistem komunikasi kabel bawah laut Bifrost akan dimulai pada 2022.

Telkom bersama dengan konsorsium tengah melakukan survei untuk menentukan rute yang paling aman dilewati olek SKKL sepanjang 15.000 kilometer. kilometer itu.

Vice President Corporate Communication Telkom Pujo Pramono mengatakan saat ini SKKL Bifrost masih dalam proses persiapan pembangunan. Konsorsium melakukan koordinasi intensif dengan penyuplai perangkat, pemerintah setempat, dan pihak internal.

“Pembangunan diawali dengan survei rute laut yang direncanakan mulai dalam waktu dekat. Jika semua persyaratan perizian telah terpenuhi maka penggelaran kabel laut akan dimulai pada 2022,” kata Pujo kepada Bisnis, Sabtu (19/6/2021).

Sekadar informasi, dalam membangun SKKL Bifrost, Telkom dan Facebook menggandeng Keppel Telecomunications & Transportation Limited. Rencananya, pembangunan tersebut rampung pada awal 2024. Telkom tidak bisa menyebutkan nilai investasi untuk proyek ini karena menyangkut kesekapata konsorsium.

Pujo mengatakan keberadaan SKKL Bifrost diharapkan mampu mendukung pemerataan dan peningkatan akses digitalisasi di berbagai aspek sejalan dengan transformasi digital Indonesia yang fokus pada peningkatan konektivitas digital Indonesia.

Telkom ingin mendorong pemerataan kesempatan akses ke konten-konten global dari seluruh wilayah Indonesia terutama ke Kawasan Timur Indonesia.

Pujo menambahkan setiap penggelaran kabel memiliki tantangan tersendiri, yang pada umumnya terkait dengan pemenuhan azas kepatuhan regulasi dalam upaya memenuhi persyaratan yang berlaku di negara-negara yang dilalui oleh SKKL, termasuk Bifrost.

Di samping itu, konsorsium juga harus menentukan jalur yang tepat dan paling aman agar SKKL Biforst terhindar dari gangguan bencana alam sepert gunung api bawah laut. Pujo memastikan Untuk pembangunan Bifrost Cable System, jalur yang dilewati memiliki risiko terendah dari daerah rawan gempa.

“Konsorsium Bifrost melakukan survei laut terlebih dahulu untuk memastikan rute yang secara risiko paling kecil dari gempa serta kemungkinan erupsi gunung berapi dasar laut,” kata Pujo.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook telkom kabel bawah laut
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top