Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NASA Ajak Nonton Misi Bawa Asteroid ke Bumi, 10 Mei 2021

Origins, Spectral Interpretation, Resource Identification, Security, Regolith Explorer (OSIRIS-REx) adalah misi NASA pertama yang mengunjungi asteroid dekat Bumi, mengamati permukaan, dan mengumpulkan sampel untuk dikirim ke Bumi.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Mei 2021  |  10:44 WIB
Logo NASA - istimewa
Logo NASA - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -NASA mengundang publik dan media untuk menyaksikan misi pengembalian sampel asteroid pertamanya memulai perjalanan pulang ke bumi setelah misi selama dua tahun pada pukul 4 sore, Senin, 10 Mei.

Misi perjalanan itu bisa disaksikan di NASA Television, aplikasi NASA, dan situs web agensi. Publik dapat mengikuti Instagram Tata Surya NASA, Twitter, dan akun Facebook menggunakan #ToBennuAndBack, dan mengajukan pertanyaan tentang misi tersebut dengan berkomentar di Instagram story antara pukul 12 malam. 10 Mei dan 12 malam. 11 Mei. Jawaban akan diposkan ke kisah Instagram Tata Surya NASA pada 11 Mei.

Origins, Spectral Interpretation, Resource Identification, Security, Regolith Explorer (OSIRIS-REx) adalah misi NASA pertama yang mengunjungi asteroid dekat Bumi, mengamati permukaan, dan mengumpulkan sampel untuk dikirim ke Bumi.

Selama siaran, para ilmuwan akan mengungkap citra baru dari misi terakhir flyover asteroid Bennu dan membahas momen-momen menegangkan dari pengambilan sampel pada Oktober 2020. Siaran juga akan membahas bagaimana tim merancang jalan keluar dari tantangan yang mengancam misinya.

Sekitar pukul 16.16 waktu lokal, ruang kendali OSIRIS-REx yang terletak di Lockheed Martin, di Littleton, Colorado, akan menerima konfirmasi bahwa pesawat ruang angkasa itu menembakkan pendorong utamanya untuk menjauh dari orbit asteroid Bennu, sekitar 16 menit setelah itu terjadi. Setelah 7 menit menembakkan pendorongnya, OSIRIS-REx secara resmi akan memulai perjalanan panjangnya pulang dengan lebih dari 2,1 ons (60 gram) bahan asteroid.

Urutan keberangkatan OSIRIS-REx adalah manuver misi yang paling signifikan sejak tiba di Bennu pada 2018. Pendorong pesawat ruang angkasa harus mengubah kecepatannya 595 mil per jam (958 kilometer per jam) untuk jalur OSIRIS-REx untuk memotong Bumi dan mencapai sukses. pengembalian sampel di Utah Test and Training Range pada 24 September 2023.

Tidak ada jalan lurus kembali ke Bumi. Seperti gelandang yang melempar umpan panjang ke tempat penerima di masa depan, OSIRIS-REx bepergian ke tempat di mana Bumi akan berada. Pesawat ruang angkasa itu akan mengelilingi Matahari dua kali, menempuh jarak 1,4 miliar mil (2,3 miliar kilometer) untuk mengejar Bumi.

OSIRIS-REx membuat sejarah berkali-kali selama dua setengah tahun operasinya di asteroid, termasuk memecahkan rekornya sendiri untuk orbit terdekat suatu benda planet oleh pesawat ruang angkasa. Bennu adalah benda langit terkecil yang pernah mengorbit oleh pesawat ruang angkasa buatan manusia.

OSIRIS-REx akan membawa kembali sampel terbesar yang dikumpulkan oleh misi NASA sejak astronot Apollo kembali dengan bebatuan Bulan. Para ilmuwan berencana menganalisis sampel untuk mempelajari tentang pembentukan tata surya kita dan perkembangan Bumi sebagai planet yang dapat dihuni.

Setelah ditemukan, kapsul tersebut akan diangkut ke fasilitas kurasi di Pusat Antariksa Johnson NASA di Houston, tempat sampel akan dipindahkan untuk didistribusikan ke laboratorium di seluruh dunia. NASA akan menyisihkan 75% sampel untuk generasi mendatang untuk dipelajari dengan teknologi yang belum dibuat.

Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland, menyediakan manajemen misi secara keseluruhan, rekayasa sistem, dan jaminan keselamatan dan misi untuk OSIRIS-REx. Dante Lauretta dari Universitas Arizona, Tucson, adalah penyelidik utama.

University of Arizona memimpin tim sains dan perencanaan observasi sains misi serta pemrosesan data. Lockheed Martin Space di Littleton, Colorado, membangun pesawat ruang angkasa dan menyediakan operasi penerbangan. Goddard dan KinetX Aerospace bertanggung jawab untuk menavigasi pesawat luar angkasa OSIRIS-REx. OSIRIS-REx adalah misi ketiga dalam Program Perbatasan Baru NASA, yang dikelola oleh Pusat Penerbangan Luar Angkasa Marshall NASA di Huntsville, Alabama, untuk Direktorat Misi Sains Washington.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasa asteroid
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top