Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oppo Andalkan Penjualan Ponsel Mid-Range saat Pandemi

Oppo mengandalkan penjualan ponsel mid-range yang memiliki kontribusi lebih dari 30 persen terhadap pendapatan.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  09:05 WIB
Logo Oppo tampak di stasiun kereta di Singapura. - Reuters/Edgar Su
Logo Oppo tampak di stasiun kereta di Singapura. - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA – Oppo menyebut produk mid-range atau ponsel dikisaran harga Rp2—5 juta masih memberikan pencapaian yang baik bagi perusahaan.

Public Relation Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengatakan pada Desember 2020, perusahaan berhasil menjual 1 juta unit ponsel dalam 1 bulan. Perusahaan berhasil menjual 70.000 ponsel dalam waktu 1 hari hingga pukul 23.59 WIB pada 31 Desember 2020.

“Rata-rata penjualan Desember tahun lalu adalah perangkat dengan kisaran harga di Rp2—4 juta. Memang ponsel di bawah Rp2 juta punya pasar tersendiri dan terhitung besar, tidak hanya masa pandemi saja, bahkan sebelum pandemi pasar ponsel dibawah Rp1 jutaan selalu dinamis dan ramai,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Rabu (17/2/2021).

Lebih lanjut, dia memerinci ponsel mid-range Oppo memiliki kontribusi lebih dari 30 persen terhadap pemasukan perusahaan. Adapun, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi persaingan untuk bersaing dengan produsen ponsel lainnya.

Aryo mengenalkan perusahaan memiliki layanan baru untuk meningkatkan respon konsumen terhadap perangkat Oppo, seperti layanan purna jual yang memperkenalkan service day, di mana setiap tanggal 10 pada tiap bulannya konsumen Oppo akan mendapatkan diskon 10 persen penggantian sparepart ataupun pembelian aksesori pada layanan purna jual.

“Oppo juga memperluas layanan purna jual dengan membuka service center baru di Plaza Indonesia. Persaingan sesungguhnya tidak hanya dalam teknologi saja, tetapi juga memberikan pelayanan terdepan kepada konsumen di Indonesia,” katanya.

Berdasarkan data Canalys per Februari 2021, Vivo memimpin jumlah pengapalan perangkat tertinggi di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 25 persen. Namun, pandemi menyebabkan vendor asal China tersebut tidak mengalami pertumbuhan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Oppo menduduki peringkat kedua dengan pangsa pasar sebesar 24 persen, sedangkan pada kuartal IV/2020 mereka mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar -9 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gadget oppo
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top