Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Hambatan MNC Group Jika Ngotot Gelar Jaringan 5G

MNC Group dinilai bakal menemui beberapa hambatan jika ingin menggelar jaringan 5G di Indonesia.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  13:35 WIB
Ilustrasi Gedung MNC Group - mncfinance.com
Ilustrasi Gedung MNC Group - mncfinance.com

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana MNC Group untuk menggelar layanan 5G dinilai akan menuai sejumlah hambatan seperti proses perizinan hingga persaingan di industri telekomunikasi yang sudah terlalu padat.

Ketua Pusat Studi Kebijakan Industri dan Regulasi Telekomunikasi Indonesia-ITB Ian Yosef M. Edward mengatakan penggunaan pita frekuensi 2,6 GHz untuk menggelar 5G membutuhkan proses yang panjang.

Seandainya MNC Grup ingin menggunakan pita 2,6 GHz untuk 5G, maka MNC perlu mengembalikan dahulu kepada pemerintah pita yang digunakan di 2,6 GHz – sebesar 150 MHz – untuk dilelang kembali.

MNC juga harus mengubah perizinan yang dimiliki dari izin stasiun radio (ISR) menjadi izin pita frekuensi radio (IPFR) untuk menggelar layanan seluler 5G.

“Kalau izin pita bayarnya jauh lebih mahal biaya per MHz, kalau penyiaran hanya miliaran rupiah, ketika beralih izin ke pita bisa triliunan rupiah [per MHz]” kata Ian kepada Bisnis.com, Senin (25/1/2021).

Ian menambahkan MNC tidak dapat beralih seketika dari ISR ke IPFR karena perlu mengurus sejumlah perizinan. Izin pita 2,6 GHz akan berakhir pada 2024, selanjutnya MNC akan menjalin komunikasi kembali dengan Kemenkominfo perihal perpanjangan penggunaan spektrum frekuensi.

“Boleh saja gelar 5G tetapi harus lewat lelang dahulu dan harganya seperti seluler. Jika Telkomsel sebesar 30 MHz seharga Rp1 triliun [pita 2,3 GHz pada 2017] maka jika 150 MHz nilainya lima kali lipat,” kata Ian.

Ian mengatakan nilai tersebut belum termasuk up front fee yang nilainya sekitar dua hingga tiga kali nilai biaya hak penggunaan frekuensi yang dibayarkan.

Di samping itu, sambungnya, tantangan lain yang dihadapi adalah persaingan di industri telekomunikasi yang sudah sangat padat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi teknologi 5G
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top