Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi teknologi 5G. - REUTERS/Yves Herman
Lihat Foto
Premium

Selisik Takdir Jaringan 5G Indonesia, Lanjut atau Jalan di Tempat?

Takdir penyelenggaraan jaringan 5G di Indonesia menjadi pertanyaan banyak pihak usai Kemenkominfo menghentikan seleksi pengguna frekuensi 2,3 GHz.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com
25 Januari 2021 | 09:26 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Akhir pekan lalu, tepatnya 23 Januari 2021, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menghentikan proses seleksi pengguna frekuensi radio 2,3 GHz, yang bisa digunakan untuk menyelenggarakan jaringan 5G di Indonesia.

Terakhir, proses seleksi tersebut sudah memasuki tahap penetapan hasil pemilihan blok pita frekuensi radio pada 17 Desember 2020. Saat itu, PT Smartfren Telecom memilih Blok A, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Blok C, dan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) Blok B dengan harga penawaran yang sama, yakni Rp144,86 miliar.

Kemenkominfo beralasan proses seleksi yang dimulai sejak 20 November 2020 ini akhirnya dihentikan sebagai sebuah langkah kehati-hatian dan kecermatan guna menyelaraskan setiap bagian dari proses seleksi ini dengan ketentuan peraturan perundang-undangan berkaitan dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), khususnya Peraturan Pemerintah No. 80/2015.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu menuturkan surat resmi terkait dengan informasi penghentian proses seleksi tersebut kepada operator peserta seleksi sejak 22 Januari 2021. Dengan demikian, hasil dari proses Seleksi yang telah dilaksanakan dan diumumkan secara transparan kepada publik dinyatakan dibatalkan.

Sebagai tindak lanjut dari dihentikannya proses seleksi ini serta dalam rangka memberikan kepastian hukum kepada peserta seleksi yang telah menyerahkan dokumen jaminan keikutsertaaan seleksi (bid bond), maka Kemenkominfo telah mengembalikan bid bond tersebut pada 22 Januari 2021.

Namun demikian, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memastikan implementasi 5G di Indonesia tetap berjalan meski proses seleksi frekuensi radio 2,3 GHz telah dihentikan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top