Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi Digital Indonesia Berpotensi Sentuh US$200 Miliar pada 2025

Hal tersebut dapat tercapai asalkan transformasi digital yang dicanangkan pemerintah dapat diselesaikan secara menyeluruh ke semua sektor
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  18:23 WIB
Ilustrasi transformasi digital - Flickr
Ilustrasi transformasi digital - Flickr

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi memprediksi pandemi Covid-19 membuat potensi ekonomi digital bisa lebih besar daripada US$124 miliar pada 2025.

“Proyeksi baru yang kami lakukan, bisa mencapai US$200 miliar pada 2025. Pandemi yang membuat potensi peningkatan ekonomi digital sebenarnya terlihat,” katanya saat dihubungi Bisnis, Rabu (30/12/2020).

Lebih lanjut, dia memerinci bahwa pengguna ponsel pada 2025 bisa mencapai angka 450 juta, hal ini karena rata-rata orang Indonesia akan memiliki 2 ponsel.

Baca Juga : Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Akselerasi Tranformasi Digital

Sementara, pengguna internet yang akan menjadi 250 juta. Hal ini karena sejak kecil, kebutuhan sekolah SD sudah terhubung semua ke internet.

Namun, dia menekan bahwa hal tersebut dapat tercapai asalkan transformasi digital yang dicanangkan pemerintah dapat diselesaikan secara menyeluruh ke semua sektor. Khususnya percepatan infrastruktur broadband, di mana 12.500 desa masih terkendala internet cepat.

“Diharapkan kita bisa menyediakan 100 Mbps di seluruh penjuru nusantara hingga akhir 2023. Masyarakat juga dilibatkan dalam transformasi digital. SDM Indonesia harus menjadi SDM unggul dengan edukasi perkembangan terkini teknologi digital dan akselerasi industri 4.0,” katanya.

Dia melanjutkan bahwa masyarakat harus diberdayakan bukan hanya obyek tapi juga subyek ekonomi digital dengan pengembangan ekonomi kreatif, menghasilkan produk rumahan, UMKM dan dari desa yang harus terus didorong.

Heru menekankan bahwa pada 2021 untuk mengembangkan ekonomi digital di Tanah Air, tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri.

“Konsep pentahelix harus dikedepankan. Kerja besar ini harus melibatkan semua komponen bangsa, baik dari kalangan industri, pemerintah, masyarakat, akademisi dan media,” kata Heru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sdm transformasi digital ekonomi digital
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top