Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gandeng Abpedas, MobileCom Wujudkan Desa Go Digital

Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan anggota desa dan mewujudkan implementasi pembangunan Desa Digital di Indonesia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  19:56 WIB
Mobile.com dan Abpedas
Mobile.com dan Abpedas

Bisnis.com, JAKARTA - MobileCom perusahaan berbasis teknologi informasi bekerja sama dengan ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) dengan membuat kanal berbasis web & mobile apps.

Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan anggota desa dan mewujudkan implementasi pembangunan Desa Digital di Indonesia.

Dr Nata Irawan selaku Ketua Dewan Pembina ABPEDNAS, juga mengungkapkan harapannya agar kolaborasi ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi anggota dan desa binaan ABPEDNAS dengan membantu masyarakat dalam mempermudah mereka untuk mengatur data keanggotaan sehingga terintegrasi dalam satu sistem yang mempermudah koordinasi serta komunikasi BPD se-Indonesia sehingga program-program yang ada di desa bisa berjalan dengan baik.

Nata juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran mulai tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan propinsi agar proaktif memberikan bimbingan kepada anggota BPD untuk menggunakan aplikasi ini agar menjadi wadah aspirasi dan informasi serta akses produk finansial yang dapat mensejahterakan anggota yang tergabung dalam ABPEDNAS.

Ketua Umum ABPEDNAS, Deden Syamsuddin menyampaikan dengan adanya website dan aplikasi ini akan menjadi satu kesatuan pusat data anggota ABPEDNAS dalam satu wadah informasi yang dapat diakses oleh setiap anggota dimana saja dan kapan saja agar menjadi kekuatan dan pemberdayaan anggota serta desa.

“Aplikasi ABPEDNAS Online adalah layanan yang diciptakan sebagai bentuk komitmen kami meningkatkan kualitas pelayanan untuk anggota desa yang tergabung. Didalamnya terdapat fitur layanan yang dapat diakses anggota untuk memudahkan koordinasi dalam menggerakan roda organisasi, selain itu akan adanya informasi mengenai bimtek untuk meningkatkan SDM di Desa” kata Deden dalam keterangan tertulisnya.

Hadirnya layanan ini, menurut Deden juga sebagai bentuk era komunikasi modern yang telah membawa perubahan besar pada kultur birokrasi yang dituntut dapat bekerja cepat, tepat dan akurat dengan menghadirkan layanan sistem informasi yang mudah, murah, terbuka dan pasti.

Steven Samudera selaku Direktur Utama MobileCom juga mengatakan, teknologi komunikasi & informatika merupakan salah satu instrumen yang bisa diandalkan untuk menunjang program pembangunan desa. Dengan kehadiran sistem informasi Digital Desa diharapkan dapat membuka akses masyarakat untuk memajukan serta mencapai kemandirian desa dan ikut serta membangun kejayaan bangsa Indonesia.

"Desa akan cepat mengalami perkembangan, apabila adanya sinergitas antara asosiasi penghimpun dengan perusahaan teknologi sehingga dapat meningkatkan pembangunan, ekonomi, dan SDM warga desa" ucap Steven.

Sebanyak 74.000 desa anggota ABPEDNAS di Indonesia akan go digital dengan menggunakan LMS berbasis website & mobile apps dari MobileCom. Hal tersebut tentunya sejalan dengan semangat pemerintahan dalam mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Selanjutnya, MobileCom akan terus memperluas jangkauan pasar dan wilayah agar terciptanya Indonesia 4.0 yang maju dan sejahtera.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

desa digital
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top