Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ternyata Miliaran Pohon Tumbuh di Gurun Sahara

Dikutip dari Eureka Alert pada Jumat (23/10/2020), peneliti menghitung lebih dari 1,8 miliar pohon dan semak menggunakan bantuan kecerdasan buatan.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  12:21 WIB
Pohon di Sahara
Pohon di Sahara

Bisnis.com, JAKARTA - Jika Anda mengira Gurun Sahara hanya ditutupi oleh pasir, tampaknya dugaan ini ternyata salah.

"Kami sangat terkejut melihat ada cukup banyak pohon yang benar-benar tumbuh di Gurun Sahara, karena hingga saat ini kebanyakan orang mengira hampir tidak ada," ungkap Asisten Profesor Martin Brandt, dari Departemen Geosains dan Manajemen Sumber Daya Alam Universitas Kopenhagen.

Dikutip dari Eureka Alert pada Jumat (23/10/2020), peneliti menghitung lebih dari 1,8 miliar pohon dan semak menggunakan bantuan kecerdasan buatan.

Penelitian yang dipimpin oleh peneliti Universitas Kopenhagen dan NASA meneliti area seluas 1,3 juta km2 mencakup bagian paling barat Gurun Sahara, Sahel, yang dikenal sebagai zona sub-lembab Afrika Barat.

Penulis utama jurnal yang dipublikasikan Nature ini mengungkapkan, ini merupakan tanda dari era baru. Menurutnya penghitungan ini tidak akan mungkin terjadi tanpa bantun dari teknologi kecerdasan buatan saat ini.

Pekerjaan ini dicapai melalui kombinasi citra satelit terperinci yang disediakan oleh NASA, dan pembelajaran mendalam menggunakan metode kecerdasan buatan yang canggih.

Peneliti bekerjasama dengan Departemen Ilmu Komputer Universitas Kopenhagen untuk mengembangkan algoritme pembelajaran mendalam agar bisa menghitung per pohon di tempat yang sangat luas.

Ini adalah pertama kalinya pohon di kawasan lahan kering yang luas dihitung.

Citra satelit normal tidak dapat mengidentifikasi pohon individu, karena dengan teknologi ini tidak akan bisa melihatnya.

Selain itu, minat yang terbatas untuk menghitung pohon di luar kawasan hutan menyebabkan pandangan umum bahwa hampir tidak ada pohon di kawasan ini.

Pengetahuan baru ini diharapkan bisa berkontribusi untuk lebih memahami pentingnya pohon bagi keanekaragaman hayati dan ekosistem serta bagi masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut.

Martin Brandt juga mengungkapkan penemuaan ini bisa mewakili faktor yang tidak diketahui terkait anggaran karbon global.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pohon tgurun
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top