Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Samsung Keok, Oppo Kuasasi Pasar Ponsel Asia Tenggara

Oppo berhasil menggeser dominasi Samsung dalam pasar ponsel di Asia Tenggara, berdasarkan laporan Counterpoint Research pada Agustus 2020.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 01 September 2020  |  17:39 WIB
Pengunjung mencoba handphone OPPO Reno3 saat unboxing seri Reno3 di Jakarta, Senin (16/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung mencoba handphone OPPO Reno3 saat unboxing seri Reno3 di Jakarta, Senin (16/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen ponsel pintar, Oppo berhasil menggeser Samsung selaku pemuncak di pasar Asia Tenggara, dengan menguasai market share sebesar 20,3 persen.

Menurut laporan Counterpoint Research per Agustus 2020, Samsung yang tadinya berada di posisi pertama pada kuartal I/2020, turun ke posisi kedua dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 19,5 persen.

“Samsung turun ke posisi kedua di pasar ponsel pintar Asia Tenggara pada kuartal II/2020, Pembuat ponsel Cina mengambil empat dari lima tempat teratas. Vivo berada di urutan ketiga dengan 17,9 persen, diikuti oleh Xiaomi dengan 14 persen dan Realme dengan 12,8 persen,” tulis laporan tersebut yang dikutip, Selasa (1/9/2020).

Laporan tersebut menjelaskan bahwa posisi Samsung tergeser, lantaran lebih banyak konsumen Asia Tenggara memilih untuk membeli ponsel pintar murah di tengah pandemi virus Covid-19.

Selain itu, menurut analisa CenterPoint, keberhasilan OPPO menduduki peringkat satu adalah karena strategi merilis lini produk yang dilengkapi spesifikasi tinggi, namun dengan harga yang rasional. Seperti contohnya, lini seri terbaru Reno Series, yaitu, OPPO Reno4.

Oppo dikatakan mengusung strategi membanjiri pasar dengan lini produk berspesifikasi tinggi namun dengan level harga yang berkisar di kelas menengah bawah.

Strategi seperti itu, dianggap tepat di tengah pandemi Covid-19, yang mengacaukan perekonomian dunia, dan menekan daya beli masyarakat.

Namun, secara global, pasar ponsel pintar memang masih lesu. Menurut catatan CenterPoint, pada kuartal II/ 2020 penjualan turun 26 persen. Adapun, di Asia Tenggara sendiri mengalami penurunan sebesar 22 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Selain itu, pengiriman ponsel pintar pada kuartal II/2020 ini juga mengalami penurunan menjadi 24 juta unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samsung ponsel oppo
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top