Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Afterpay, Startup Asal Australia, Akuisisi EmpatKali

EmpatKali adalah solusi pembayaran yang memungkinkan konsumen berbelanja dan membayar dengan empat kali cicilan yang sama tanpa bunga.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  07:45 WIB
Ilustrasi startup -
Ilustrasi startup -

Bisnis.com, JAKARTA — Platform 'beli-sekarang, bayar-nanti' yang memfasilitasi e-commerce antara pedagang eceran dan pelanggan, yang berbasis dan terdaftar di bursa Australia, Afterpay telah mengakuisisi EmpatKali, yang mengoperasikan layanan serupa di Indonesia.

Detail keuangan dari transaksi tersebut tidak diungkapkan.

Saat dihubungi, seperti dikutip dari https://e27.co/, pendiri EmpatKali Jamie Camidge mengatakan, “Asia Tenggara, terutama Indonesia, adalah pasar yang sangat besar dan berkembang pesat dan ini merupakan peluang unik bagi kedua perusahaan untuk tumbuh bersama.”

Beroperasi pada 2018, EmpatKali adalah solusi pembayaran yang memungkinkan konsumen berbelanja dan membayar dengan empat kali cicilan yang sama tanpa bunga. Mereka bisa berbelanja di merchant partnernya, baik online maupun offline.

Camidge mengklaim bahwa perusahaan rintisan tersebut memiliki 150 pedagang di platformnya. Akuisisi oleh Afterpay akan makin meningkatkan pertumbuhannya di wilayah tersebut.

“Kami ingin melanjutkan pertumbuhan saat ini dan memperoleh lebih banyak mitra pedagang.”

Didirikan pada 2015, Afterpay memungkinkan pembeli menerima produk dengan segera dan membayar dengan empat kali cicilan sederhana dalam waktu singkat. Layanan ini gratis untuk pelanggan.

Afterpay merangkum lebih dari 42.500 pengecer dan digunakan oleh lebih dari 6,6 juta pelanggan di seluruh dunia.

Layanannya juga tersedia di Selandia Baru, AS, dan Inggris yang disebut Clearpay.

Sesuai laporan tinjauan keuangan, Afterpay menambah 20.500 pelanggan baru setiap hari dan berencana untuk berekspansi ke pasar luar negeri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi startup
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top