Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kumpulan 'Meme' Kocak Netizen Soal Gangguan Jaringan Telkom

Tak hanya berkeluh kesah, warganet juga menggunggah gambar-gambar bernada satir atau "meme" lewat tagar #telkomsel dan #telkomseldown.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  19:46 WIB
Gambar tangkapan layar dari video Gedung Telkom di Pekanbaru yang terbakar, Selasa (11/8 - 2020) sore.  -  Dok. Instagram indihomeriaudaratan
Gambar tangkapan layar dari video Gedung Telkom di Pekanbaru yang terbakar, Selasa (11/8 - 2020) sore. - Dok. Instagram indihomeriaudaratan

Bisnis.com, JAKARTA - Kejadian insiden kebakaran di Sentral Telepon Otomat (STO) Pekanbaru Centrum milik PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) ternyata menyerap perhatian warganet atau netizen di Twitter.

Tagar #telkomsel langsung tancap gas menjadi trending topic di Twitter Indonesia lantaran sudah mendapat oleh lebih dari 3.000 cuitan.

Tak hanya berkeluh kesah, warganet juga menggunggah gambar-gambar bernada satir atau "meme" untuk telkomsel. Mereka menyematkan tagar #telkomsel dan #telkomseldown pada 'meme' yang mendapat respons cukup banyak dari netizen lain.

Akun Twitter dengan nama ndiii (@classydaisyy) mengunggah tiga "meme kocak" yang ditujukan bagi pelanggan Telkomsel yang berdomisi di Sumatra.

Gambar pertama berisi "meme" manusia purba sedang meramu makanan menggunakan batu. Kedua, tokoh kartun Sponge Bob Square Pants dan sahabatnya Patrick yang menjadi manusia purba. Ketiga, foto seorang bocah yang terlihat tertidur di atas aspal yang digenangi air saat hujan.

"User #telkomsel wilayah sumatera be like," tulis akun @classydaisyy seperti dikutip, Selasa (11/8/2020).

Akun Twitter bernama Zaky Fachry pun langsung membalas unggahan meme kocak tersebut dalam kolom reply.

"Kembali ke jaman prasejarah," ucap @zakyfachri.

Senada dengan @classydaisyy, akun Twitter dengan nama Ranger Putih (@ikhsangates1) juga mengunggah meme kocak yang menggambarkan perasaan pelanggan Telkomsel saat ini.

Bukan gambar, dia mengunggah gambar bergerak atau yang lazim disebut GIF melalui akun Twitter miliknya. GIF tersebut berisi gambar dinosaurus yang sedang bermain sambil meloncat-loncat dengan tulisan "No Internet.

GIF tersebut biasanya muncul di halaman mesin pencari Google saat kehilangan sinyal internet.

Selain itu, akun Twitter @txtdarietmintxt juga menggunggah gambar layaknya lukisan. Lukisan tersebut berisi para sekumpulan manusia purba sedang menyantap makanan di tengah padang rumput.

"user #telkomsel saat ini," tulis akun @txtdarietmintxt.

Berbeda dengan user lain, pengguna twitter bernama Fredi Nal @mfredinal justru memberikan informasi terkait gangguan jaringan yang dialami pelanggan Telkomsel di Sumatra.

Dia mengunggah video singkat yang menggambarkan kebakakaran di Sentral Telepon Otomat (STO) Pekanbaru Centrum pada Selasa sore (11/8/2020).

"FYI untuk jaringan @Telkomsel terutuma yang terkena gangguan wilayah sumbagut dan sumbagteng dikarenakan lagi ada Force Majore Di station Transmisi impact dari Telkom/Telkomsel Pekan Baru , Mohon bersabar dan akan kembali normal #telkomsel," tulisnya.

Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo membenarkan telah terjadi kebakaran di Sentral Telepon Otomat (STO) Pekanbaru Centrum pada Selasa sore (11/8/2020).

Akibat dari peristiwa tersebut, layanan Telkomsel khususnya di Wilayah Sumatera bagian Utara dan Tengah mengalami gangguan. Sementara itu, untuk layanan IndiHome yang tercatu dari STO tersebut yang umumnya pelanggan berlokasi di kota Pekanbaru juga mengalami gangguan.

“Atas nama manajemen TelkomGroup, kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan khususnya yang terdampak atas ketidaknyamanan ini," ujarnya seperti dikutip dalam siaran pers, Selasa (11/8/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel telkom
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top