Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mekanisme 5G, Operator Tunggu Regulasi Pemerintah

Para operator selular menjelaskan alasan jaringan 5G belum juga diimplementasikan di Tanah Air, salah satunya karena ketiadaan mekanisme regulasi dari pemerintah.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  21:28 WIB
Ilustrasi teknologi 5G. - REUTERS/Yves Herman
Ilustrasi teknologi 5G. - REUTERS/Yves Herman

Bisnis.com, JAKARTA – Para operator selular masih menunggu mekanisme regulasi dari pemerintah terkait implementasi jaringan 5G.

Hal ini disampaikan sejumlah pimpinan perusahaan telekomunikasi di Indonesia terlibat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Umum Panitia Kerja (Panja) Pengawasan terhadap Informasi and Information Communication Technology (ICT).

Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan bahwa pihaknya telah siap untuk menerapkan 5G dan sembari menunggu keputusan pemerintah. Sejauh ini, pihaknya terus melakukan uji coba terhadap adaptasi dari jaringan tersebut.

“Untuk 5G, telkomsel selalu siap untuk berinvestasi  kearah 5G. Kami saat ini sudah melakukan berbagai macam percobaan dan [kendalanya] memang spektrumnya masih belum ada dan ditentukan oleh pemerintah, sehingga yang bisa kami lakukan saat ini adalah melakukan uji coba, piloting small trial, prinsipnya kami siap untuk melakukan investasinya,” ujarnya dalam diskusi virtual, Kamis, (2/7/2020).

Senada, Direktur Utama Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama pun mengungkapkan bahwa beberapa pelanggannya bahkan sudah mengadaptasi jaringan tersebut.

“Betul kami sudah melakukan percobaan dan beberapa pelanggan kami sebenarnya juga sudah 5G enable, sebenarnya kami tinggal menunggu bagaimana mekanisme untuk penyiapan dari sisi regulatori,” jelasnya.

Direktur Utama XL Axiata, Dian Siswarini juga menambahkan pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang untuk mengadaptasi 5G. Menurutnya, pandemi seharusnya dapat menjadi katalis untuk menggelar jaringan tersebut.

“Karena [5G] ini memberikan kapasitas dan juga kecepatan internet [yang dibutuhkan saat ini]. Namun, kami memang masih menunggu alokasi spectrum yang bisa digunakan untuk 5G dari pemerintah,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi teknologi 5G ekonomi digital
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top