Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inggris Bakal Coret Huawei dari Rencana 5G

Inggris Raya dikabarkan mengikuti upaya Amerika Serikat untuk membatasi akses dan ruang gerak perusahaan teknologi asal China yakni Huawei.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Mei 2020  |  12:46 WIB
Logo perusahaan Huawei terlihat di kantor pusat perusahaan di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Cina 17 Juni 2019. - Reuters
Logo perusahaan Huawei terlihat di kantor pusat perusahaan di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Cina 17 Juni 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Inggris Raya dikabarkan bakal mengecualikan Huawei sebagai perusahaan teknologi yang akan diikutsertakan dalam program implementasi 5G.

Seperti dikutip dari Antara, Senin (25/5/2020) yang melansir Daily Telegraph, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meminta agar peranan Huawei dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan teknologi terus dikurangi hingga menjadi nol pada 2023.

Hal itu dilakukan Inggris untuk mengamankan perdagangan dengan Amerika Serikat, yang saat ini juga sedang berkonflik dengan Huawei dan China.

Pasalnya, Inggris berupaya mencari mitra dagang untuk mengamankan langkahnya ketika keluar dari Uni Eropa.

Selain itu, The Times juga melaporkan bahwa Johnson telah meminta para pegawai negeri untuk mengurangi pasokan alat medis dan produk impor strategis lainnya dari China.

Sebelumnya, Pemerintah Inggris Raya telah mengizinkan Huawei untuk membangun jaringan 5G pada April lalu.

Huawei diperkenankan untuk berkontribusi di proyek infrastruktur telekomunikasi yang dinilai tidak sensitif.

Adapun, di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump memutuskan untuk memperpanjang pelarangan perusahaan nasional untuk  menggunakan produk yang dinilai mengancam keamanan nasional, yang dimulai sejak Mei 2019 lalu. Produk buatan Huawei masuk dalam ketentuan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china inggris huawei

Sumber : Antara

Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top