Pejabat Huawei Tuding AS Hanya Sekadar Cari Alasan

Pejabat Huawei menilai Amerika Serikat tidak ingin hegemoninya di bidang teknologi tersaingi.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 18 Mei 2020  |  11:24 WIB
Pejabat Huawei Tuding AS Hanya Sekadar Cari Alasan
Logo perusahaan Huawei terlihat di kantor pusat perusahaan di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Cina 17 Juni 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pembatasan penggunaan dan impor produk Huawei oleh Pemerintah Amerika Serikat, dalam hal ini Presiden Donald Trump dinilai mengada-ada.

Eksekutif Seniot Huawei Technologies Co. Richard Yu mengatakan AS sejatinya tidak ingin hegemoninya di bidang teknologi luntur. Untuk itu dia menilai alasan pembatasan penggunaan produk Huawei dengan alasan keamanan nasional hanyalah alasan belaka.

“Apa yang disebutkan dengan alasan ancaman keamanan siber hanyalah alasan. Kuncinya sebenarnya adalah, mereka merasa terancam atas hegemoninya di bidang teknologi,” ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (18/5/2020).

Sebelumnya, pada Jumat (15/5/2020), Departemen Perdagangan AS mengumumkan larangannya untuk mengimpor dan menggunakan produk buatan Huawei Technologies Co. tanpa persetujuan khusus.

Pemerintahan Trump melihat Huawei sebagai ancaman keamanan nasional, meskipu tuduhan tersebut dibantah langsung oleh perusahaan asal China tersebut. Adapun, Washington sudah memasukkan Huawei dalam daftar hitam  sejak tahun lalu.

Pemerintah China pun tidak tinggal diam. Mereka bersiap mengenakan larangan penggunaan dan importasi produk buatan Amerika Serikat, salah satunya Apple

Seperti dikutip dari Global Times Of China, salah satu sumber dari yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, China telah menyiapkan tindakan balasan atas perpanjangan larangan impor produk Huawei dan ZTE oleh AS. Produk buatan Qualcomm, Apple, dan Cisco disebutkan sebagai sasaran tembak pemerintah China.

"China akan mengambil tindakan balasan yang kuat untuk melindungi hak-haknya sendiri yang sah," ujar sumber tersebut, seperti dikutip dari Global Times of China, Minggu (17/5/2020)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china, amerika serikat, huawei

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top