Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Sejumlah remaja menggunakan ponsel saat berkomunikasi di Medan, Sumatera Utara, Jumat (17/4/2020). - ANTARA FOTO/Septianda Perdana
Lihat Foto
Premium

Dugaan Peretasan WhatsApp Ravio Patra dan Pentingnya Perlindungan Data Pribadi

Nama Ravio Patra mencuat beberapa hari terakhir. Kasus yang menimpanya kembali membuka diskusi tentang celah perlindungan data pribadi di Indonesia.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
24 April 2020 | 18:39 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Peneliti kebijakan publik dan pegiat advokasi legislasi, Ravio Patra, ditangkap polisi dan dibawa ke Polda Metro Jaya pada Selasa (22/4/2020). Ravio diringkus atas dugaan penyebaran berita palsu dan ujaran kebencian.

Dalam perkembangannya, Polda Metro Jaya sudah membebaskan Ravio pada Jumat (24/4). Namun, pembebasan ini tak serta merta melonggarkan polemik.

Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penangkapan yang janggal itu. Mereka menduga penangkapan Ravio punya kaitan erat dengan sikap kritisnya yang kerap mengkritik pemerintah.

Apalagi KontraS meyakini sebelum penangkapan ini, Ravio punya bukti keterlibatan perusahaan salah satu staf khusus Presiden Joko Widodo, Billy Mambrasar, dalam proyek pemerintah tanpa lewat proses pengadaan yang tepat. Hal ini disampaikan KontraS melalui akun Twitter resminya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top