Masihkah Ada Peluang bagi Startup di Tengah Pandemi Corona?

Ada beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh startup untuk menjaga keberlangsungan perusahaan.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 29 Maret 2020  |  21:08 WIB
Masihkah Ada Peluang bagi Startup di Tengah Pandemi Corona?
Ilustrasi startup. - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA — Pemangku kepentingan di sektor pengembangan perusahaan rintisan terus mencari celah untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah resesi ekonomi global yang melanda seiring dengan masih merebaknya pandemi virus corona.

Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (Atsindo) menilai masih terdapat beberapa celah yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis perusahaan rintisan. Ketua Umum Atsindo Handito Joewono mengatakan terdapat dua hal yang menjadi peluang bagi perusahaan rintisan.

"Untuk perusahaan rintisan yang masih di tahap pengembangan ide hingga pendanaan tahap awal, bisa dilakukan konsolidasi dengan memangkas pengeluaran," ujarnya kepada Bisnis, belum lama ini.

Menurut Handito, pemangkasan perlu dilakukan menimbang situasi pelik yang diperkirakan juga dialami oleh pihak investor.

Hal kedua yang dinilai dapat menyelamatkan perusahaan rintisan di Indonesia di tengah pandemi COVID-19 yaitu realokasi anggaran oleh pemerintah. Anggaran yang dimiliki pemerintah untuk pengembangan startup dapat direlokasikan untuk menyelamatkan keberlangsungan bisnis perusahaan yang sudah mulai masuk ke tahap komersialisasi.

Dari sekitar 1.000 perusahaan rintisan, lanjutnya, pemerintah dapat mengalokasikan anggaran tersebut untuk perusahaan-perusahaan yang telah masuk ke fase komersialisasi. Atsindo mengaku baru akan mendata jumlah perusahaan-perusahaan rintisan yang berada di fase tersebut.

Adapun pendanaan diprediksi tidak akan berhenti secara keseluruhan. Atsindo menilai pandemi virus corona tidak serta-merta menutup aliran investasi karena masih terdapat beberapa sektor yang cukup seksi untuk didanai, terutama perusahaan rintisan yang bergerak di sektor pangan dan kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
StartUp, Virus Corona

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top