Quipper Berikan Akses Gratis Belajar Daring Bagi Pelajar

Quipper menyediakan fasilitas khusus bagi pelajar Indonesia untuk mengakses materi belajar secara daring dan gratis, di tengah wabah corona.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  16:45 WIB
Quipper Berikan Akses Gratis Belajar Daring Bagi Pelajar
Edukasi teknologi global Quipper - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu startup edukasi Quipper memberikan akses gratis berupa video pembelajaran dan materi soal kepada pelajar, guna menindaklanjuti keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memaksimalkan belajar jarak jauh untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Akses gratis untuk pelajar tersebut tersedia pada platform learning management system (LMS) yang dimiliki Quipper yakni Quipper School.

Content Associate Manager Quipper Indonesia Hanani Faiza mengatakan, LMS dan konten gratis di Quipper School merupakan salah satu bentuk dukungan Quipper untuk pemerintah. Meneurutnya, platform itu dapat dimanfaatkan jutaan guru untuk dapat tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar yang efektif meskipun melalui jarak jauh.

“Guru dan siswa akan dapat mengakses lebih dari 10.000 video dan 75.000 soal  yang mencakup materi Kelas 9 - 12," ujar Hanani, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Bisnis, Senin (16/3/2020).

Selain dapat diakses secara gratis, guru dapat memberikan tugas, ujian, atau try out kepada siswa secara daring. Hasil kerja siswa juga dapat langsung di monitor oleh guru secara langsung melalui fitur yang terdapat pada platform Quipper School.

Selain itu, guna memaksimalkan kualitas kegiatan mengajar, para guru juga dapat langsung mengakses video pelatihan yang diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber untuk mengasah kemampuan mengajar guru.

Konten-konten yang tersedia untuk video pelatihan guru antara lain menciptakan proses belajar mengajar yang dapat membangun kecakapan berpikir kritis, penggunaan bahasa yang efektif, dan lainnya.

“Sejak 2015 sudah banyak pelatihan gratis yang telah kita lakukan kepada guru-guru di seluruh Indonesia, untuk pemanfaatan learning management system bagi lebih dari 15.000 guru di lebih dari 1.000 sekolah yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia,” tambah Hanani.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mendukung implementasi kegiatan belajar mengajar agar dapat dimaksimalkan secara daring.

Hal ini dilakukan demi menjaga keamanan dan keselamatan semua warga sekolah, untuk memastikan para siswa dapat terus belajar berdasarkan target yang telah ditetapkan.

Dia pun mengajak perusahaan di bidang teknologi pendidikan untuk memberikan dukungan dalam membantu siswa di wilayah terdampak virus corona agar terus belajar secara mandiri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
edukasi, StartUp, Virus Corona

Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top