Ini yang Terjadi Jika Anda Mengetik 'Coronavirus' di Media Sosial

Sejumlah platform media sosial berupaya ikut memerangi isu negatif tentang virus corona di seluruh dunia.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 06 Maret 2020  |  11:07 WIB
Ini yang Terjadi Jika Anda Mengetik 'Coronavirus' di Media Sosial
Ilustrasi media sosial - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA – Dalam beberapa waktu terakhir, merebaknya wabah virus corona di berbagai belahan dunia rupanya dibarengi oleh menyebarnya konten hoaks dan kabar yang memancing kecemasan publik.

Media sosial menjadi salah satu medium perantara informasi negatif mengenai isu virus corona. Namun demikian, sejumlah perusahaan media sosial bukan tanpa usaha untuk memberantas konten negatif mengenai virus corona.

Selain membatasi dan memberlakukan filter terhadap konten negatif virus corona, sejumlah perusahaan media sosial seperti Google, Facebook, Youtube dan Twitter tampak kompak menampilkan informasi yang akurat dan cenderung positif di platformnya.

Salah satunya melalui pemanfaatan kolom pencarian atau search di masing-masing media sosial. Pasalnya, jika para pengguna media sosial mengetikkan kata “coronavirus” atau “virus corona” di kolom pencarian, maka pengguna akan langsung diarahkan pada tampilan khusus.

Facebook

Jika pengguna mengetikkan kata “coronavirus” atau “virus corona” di kolom pencarian Facebook, maka di kolom bagian atas hasil pencarian, akan ditampilkan rujukan menuju laman Kementerian Kesehatan atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Selain itu, algoritma di Facebook akan secara otomatis menampilkan berita-berita terbaru mengenai virus corona dari akun media massa yang terverifikasi.

Kebijakan ini diakui oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg sebagai salah satu kontribusi perusahaannya dalam memerangi wabah virus corona. Dalam unggahan di akun Facebook miliknya pada 4 Maret lalu, Mark bahkan akan membebaskan tarif iklan bagi WHO.

Facebook Virus Corona

Google

Hal yang sama pun terjadi jika pengguna mengetikkan “coronavirus” atau “virus corona” di kolom pencarian Google. Ketika pengguna selesai mengetikkan frasa tersebut, maka Google akan menempatkan kotak rujukan menuju laman WHO yang berisi anjuran penanganan virus corona, ringkasan kabar mengenai wabah corona dan kolom tanya-jawab bagi pengguna mengenai virus tersebut.

Google Virus Corona

Twitter

Senada, Twitter pun menggunakan konsep serupa untuk memerangi isu negatif mengenai virus corona. Ketika pengguna mengetikkan frasa “coronavirus” atau “virus corona”, maka Twitter akan menampilkan laman otoritas kesehatan di masing-masing negara di kolom teratas.

Khusus untuk pengguna di Indonesia, Twitter akan menampilkan kolom yang akan menjelaskan mengenai fakta virus corona dari Kementerian Kesehatan.

twitter virus corona

Youtube

Konsep hampir serupa ditampilkan oleh Youtube ketika pengguna menuliskan frasa “coronavirus” atau “virus corona” di kolom pencarian. Youtube akan langsung menampilkan channel WHO di posisi teratas. Sementara itu di kolom berikutnya akan ditampilkan video berita dari kantor berita yang telah terverifikasi.

youtube virus corona

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
facebook, twitter, media sosial, youtube, Virus Corona

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top