Banjir Jakarta, 500 Stasiun Pemancar di Jabodetabek Terdampak

Banjir yang melanda Jakarta turut memberikan dampak negatif terhadap layanan operator telekomunikasi,
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  19:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate mengatakan sekitar 500 stasiun pemancar (base transceiver station/BTS) atau 2,8 persen dari total BTS di wilayah Jabodetabek mengalami down akibat terdampak banjir yang melanda DKI Jakarta pada 24-25 Februari 2020 lalu.

Sisanya, lanjut Johnny, sebanyak 97,2 persen BTS tetap berfungsi normal setelah pihak operator seluler menggerakkan mobile genset ke lokasi-lokasi BTS yang terkena banjir sebagai langkah antisipasi.

"Operator seluler menggerakkan mobile genset ke sana, karena sudah ada pengalaman sebelumnya," ujar Johnny di gedung Kemenkominfo di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Dalam kondisi tersebut, lanjut Johnny, langkah antisipasi yang diambil oleh pihak operator dinilai tepat sehingga pemerintah tidak perlu memberikan arahan terkait dengan pelayanan publik.

Sampai dengan Rabu pagi (26/2), kondisi 500 BTS operator seluler yang terdampak banjir tersebut dilaporkan masih belum normal.

Seperti diberitakan oleh Bisnis sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan lebih dari 200 Rukun Warga (RW) dari total 2.738 RW yang terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Ibu Kota sejak Senin (24/2/2020) malam.

Hujan yang terjadi pada Senin malam tersebut mengakibatkan beberapa kawasan di Jakarta kembali mengalami banjir sehingga menghambat aktivitas  yang dilakukan oleh warga.

Selain mengganggu kegiatan belajar mengajar, banjir juga mengakibatkan terhentinya layanan transportasi umum dan aliran listrik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Banjir Jakarta, bts

Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top