Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Strategi Travelport untuk Klien Rambah Sektor Ritel

Travelport mengumumkan sejumlah perjanjian baru dengan lebih dari 400 maskapai penerbangan dan agen perjalanan
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 21 Februari 2020  |  10:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Travelport mengumumkan sejumlah perjanjian baru dengan lebih dari 400 maskapai penerbangan dan agen perjalanan yang akan menghubungkan kedua pihak agar dapat mengakses fitur penjualan produk-produk tambahan milik maskapai, yaitu Rich Content and Branding.
 
Jason Clarke, Chief Commercial Officer — Travel Partners di Travelport, mengatakan saat ini sejumlah kesepakatan baru tersebut akan memastikan agen-agen perjalanan online dan platform pencarian terbesar di Rusia dan Korea Selatan, termasuk Kupibilet.ru dan Naver. Tujuannya, untuk mendapatkan akses informasi terkini mengenai harga tiket dengan brand maskapai alias branded fares, dan produk-produk tambahan dari maskapai-maskapai global terkemuka. 
 
Jason pun menambahkan, sejumlah mitra perjalanan juga akan menerima akses ke Branded Fares Data File baru milik Travelport sebelum  fitur ini diluncurkan ke mitra lain. Branded Fares Data File adalah fitur yang memungkinkan branded fares lebih kaya akan konten untuk disajikan dalam pencarian awal atau shop screen dalam agen perjalanan online. 
 
Adapun kesepakatan lain termasuk perjanjian dengan Croatia Airlines, Gulf Air, Ukraine International Airlines; serta agen perjalanan dan manajemen perjalanan terkemuka yang berbasis di Inggris, seperti Clarity, SABS, Sky Lord Travel dan Travelpack
 
Dia menjelaskan, wisatawan global saat ini menuntut sebanyak mungkin informasi tentang opsi perjalanan yang tersedia bagi mereka. Oleh sebab itu, peran Travelport adalah menyampaikan konten ini kepada pelanggan dari agen perjalanan dengan cara yang paling visual dan intuitif sehingga dapat membantu mitra maskapai menonjol dari pesaing mereka. 
 
“Kami senang telah mencapai tonggak sejarah lain sejak memelopori konsep pengalaman pemesanan perjalanan yang lebih kaya dan kami berkomitmen untuk terus memimpin perubahan,” jelas Jason melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Jumat (21/2/2020).
 
Sejak dirilis pada 2014, Rich Content dan Branding milik Travelport memungkinkan maskapai penerbangan untuk menampilkan branded fares dan konten yang lebih beragam. Selama dua belas bulan terakhir, lebih dari 660 juta kali konten tersebut telah ditampilkan melalui agen perjalanan online dan alat pemesanan perusahaan. 
 
Menurut data dari Travelport, ketika upsell harga tiket dan penambahan rute atau layanan dari maskapai dilakukan menggunakan Rich Content and Branding, nilai tiket rata-rata juga meningkat sebesar 23%, dengan satu dari enam pemesanan penerbangan dibuat menggunakan Rich Content and  Branding yang menghasilkan upsell.
 
Adapun terobosan terbaru Travelport dalam menawarkan solusi grafis yang lebih kaya kepada agen perjalanan merupakan bagian dari strategi yang selaras dengan industri. Tujuannya, untuk memungkinkan maskapai penerbangan untuk membedakan penawaran branded fares dan meningkatkan upsell. Penggunaan Rich Content and Branding juga diatur untuk meningkatkan kontrol dan transparansi ketika menyangkut proses pencarian dan pemesanan branded fares.
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maskapai penerbangan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top