Coding Bee Academy Kini Hadir di Surabaya

Melalui belajar coding maka anak-anak dipicu lebih peka terhadap permasalahan di sekitarnya dan memahami bagaimana aplikasi tersebut menjadi sebuah solusi.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 16 Februari 2020  |  21:17 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Coding Bee Academy, sekolah coding khusus untuk anak berusia 5-17 tahun, hari ini resmi membuka cabang pertamanya di Surabaya.

Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Minggu (16/2/2020), Coding Bee Academy hadir guna memperkenalkan cara membuat gim dengan bahasa pemrograman yang berlaku secara universal bagi anak-anak usia dini.

Founder Coding Bee Academy Eko Haripin mengatakan dengan belajar coding anak-anak dipicu untuk lebih peka terhadap permasalahan di sekitarnya dan memahami bagaimana aplikasi tersebut menjadi sebuah solusi.

“Belajar coding sama halnya seperti belajar bahasa. Namun yang dihasilkan adalah piranti lunak atau aplikasi yang dapat membantu banyak pekerjaan di era digital ini. Anak-anak tidak lagi menjadi konsumen teknologi melainkan menjadi pencipta teknologi,” kata Eko.

Coding Bee Academy adalah mitra resmi Code.org., organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memperkenalkan kurikulum computer science kepada anak-anak sejak usia dini memulai inisiatifnya dari kota Jakarta.

Adapun, Coding Bee Academy mengaplikasikan K12 CS Frameworks yang merupakan kurikulum computer science di Amerika Serikat, kurikulum ini dirancang untuk memperkenalkan computer science lebih jauh kepada anak-anak bahkan sejak pendidikan dasar mereka.

Salah satu pengelola Coding Bee Academy di Surabaya, mengatakan orang tua dari generasi milenial harus cermat memilih investasi pendidikan, terlebih lagi karena akan banyak profesi baru dimasa depan yang dapat digantikan oleh komputer.

Dia menambahkan, kemampuan membuat program atau coding menjadi keahlian dasar untuk semua profesi dan industri.

"Coding akan menjadi game changer dalam mewujudkan ide kreatif dan orisinal dalam menembus industri digital di masa depan,” kata Husen.

Coding Bee Academy menawarkan metode pembelajaran dengan konsep fun dan exciting yang langsung diadaptasi dari Amerika Serikat dan Inggris.

Terdapat tiga tingkatan yang ditawarkan, yang dimulai dari basic, intermediate, dan advance. Metode tersebut disesuaikan dengan perkembangan usia anak.

Saat ini, lebih dari 80 sekolah nasional dan internasional di Indonesia sudah bergabung dengan Coding Bee Academy dalam menerapkan coding sebagai materi pembelajaran dalam bentuk ekstrakurikuler, mata pelajaran, maupun workshop.

Beberapa sekolah terkemuka tersebut, diantaranya Al-Azhar, BPK Penabur, IPEKA,  NationalHigh Jakarta School, Raffles Christian School, Singapore Intercultural School, dan lainnya.

Coding Bee Academy mencatat telah mendidik lebih dari 2000 murid yang aktif dan lebih dari 20.000 aplikasi maupun software yang sudah dihasilkan dari program ini.

Adapun, untuk memperluas akses pembelajaran computer science, Coding Bee Academy juga mengadakan acara K12 Computer Science Education Fair. K12 Computer Science Education Fair dilaksanakan mulai dari 6-8 Maret 2020 di Emporium Pluit Mall, Jakarta.

Tidak hanya menghadirkan olimpiade coding untuk anak TK-SMA, acara ini juga menghadirkan Smart Talkshow mengenai pentingnya belajar coding untuk masa depan anak-anak. K12 Computer Science Education Fair didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
digital

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top