Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kini, Terbang Layaknya Iron Man Tak Lagi Hanya Mimpi  

Kini, kemampuan terbang dan bermanuver di udara layaknya Iron Man bukanlah mimpi semata. Pasalnya Gravity Industries telah mewujudkan hal itu melalui produk jet suit buatannya.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  02:54 WIB
Setelan jet suit Daedalus Mark I dipamerkan di depan peserta 3DEXPERIENCE WORLD yang diadakan di Music CIty Center, Nashville, Tennessee, AS. Bisnis  -  Dhiany Nadya Utami
Setelan jet suit Daedalus Mark I dipamerkan di depan peserta 3DEXPERIENCE WORLD yang diadakan di Music CIty Center, Nashville, Tennessee, AS. Bisnis - Dhiany Nadya Utami

Bisnis.com, NASHVILLE—Siapa sangka ternyata pengalaman terbang seperti Iron Man tidak hanya terjadi di film? Meski berkali-kali alami kegagalan, satu perusahaan asal Inggris berhasil membuat jet suit alias setelan terbang.

Perusahaan itu bernama Gravity Industries. Berdiri sejak 2017, Gravity merilis jet suit besutan mereka yang bernama Daedalus Mark I. Setelan ini memiliki daya hingga 1.000 tenaga kuda dan mampu mencapai ketinggian 12.000 kaki. 

Di hari terakhir 3DEXPERIENCE WORLD 2020 yang diadakan di Music City Center, Nashville, Tennessee, AS, Additive Design Lead and Jet Suit Pilot Gravity Industries Sam Rogers menceritakan bagaimana proses mereka berhasil membuat jet suit.

“Awalnya sangat sulit menemukan formula yang tepat,” katanya di hadapan sekitar 6.000 para penggemar dan pelaku industri teknologi, Kamis (12/2/2020) waktu setempat.

Rogers menceritakan bagaimana mereka hanya berhasil terbang setinggi satu kaki, kemudian ketika mereka mengubah desain ada kemajuan untuk bisa naik beberapa meter, kemudian terus mencari desain baru agar mereka tak hanya mengambang tapi juga bisa bergerak leluasa di udara.

Sejak awal pembuatan jet suit ini, tambahnya, mereka telah mencoba ratusan desain dan konfigurasi mesin jet suit. Mulai dari menggunakan dua mesin di masing-masing tangan tanpa mesin di kaki, tiga mesin di tangan dan satu mesin di kaki, dan beragam percobaan lainnya.

“Kami melewati banyak sekali trial and error, bahkan kebanyakan gagal. Tapi tiap-tiap kegagalan jadi bahan untuk kami mendesain percobaan berikutnya,” ujar Rogers.

Rogers mengatakan seluruh bagian dari jet suit dibuat menggunakan 3D printer. Adapun mereka merancang perangkat jet suitnya menggunakan perangkat lunak desain 3D Solidworks dari Dassault Systemes. 

Ternyata, seiring berjalannya waktu dan ratusan percobaan yang mereka lakukan. Mereka menemukan bahwa tak hanya persoalan desain dan mesin yang menjadi faktor penentu, tapi bagaimana posisi tubuh sang pilot juga berkontribusi.

Akhirnya pada 2018 mereka meluncurkan Daedalus Mark I, setelan terbang yang terdiri atas sepasang mesin jet untuk tangan dan kaki, dengan konfigurasi satu tabung alumunium yang dibuat dengan 3D printer bersama dua micro jet untuk masing-masing tangan.

Jet suit ini juga dilengkapi dengan sepasan “ransel” yang merupakan power utama untuk mesin serta kontrol elektronik yang membantu pilot saat terbang. Juga terdapat baterai untuk menjalankan sistem keseluruhan. Total berat yang setelan ini 27 kilogram.

Jika tertarik mencoba pengalaman terbang seperti Iron Man, setelan ini dapat dipesan oleh siapa saja, dengan menebusnya seharga US$44.000 atau sekitar Rp603,504 juta

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iron man
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top