Nalco Water Perkenalkan Inovasi Hemat Air

Nalco Water berbagi cara untuk meningkatkan analitik prediktif melalui teknologi 3D Trasar™ yang inovatif untuk membantu bisnis industri hulu mengurangi penggunaan air dan mendorong kinerja operasional kelas dunia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 06 Desember 2019  |  14:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Nalco Water berbagi cara untuk meningkatkan analitik prediktif melalui teknologi 3D Trasar™ yang inovatif untuk membantu bisnis industri hulu mengurangi penggunaan air dan mendorong kinerja operasional kelas dunia.

Nalco Water menjelaskan 3DTrasar NextGen™ menyediakan sensor cerdas dan canggih untuk meningkatkan konektivitas dan memantau secara sistematis konsumsi air.

Teknologi ini juga memantau kinerja sistem dan dampak finansial terhadap total biaya operasional yang terkait air di seluruh proses manufaktur, Ecolab3DTM, platform digital berbasis cloud yang memberikan solusi dan layanan secara digital yang disesuaikan berdasarkan data yang dikumpulkan dari sistem monitor perusahaan, perangkat otomasi, dan sistem otomasi lainnya untuk mengoptimalisasi kinerja manufaktur secara real-time.

Dan adapun, Omnitm, yang merupakan program kondensor dan penukar panas yang komprehensif yang memberikan wawasan yang holistik dengan memprediksi pemeliharaan sistem dan peningkatan produksi; memperpanjang usia aset dengan mengidentifikasi dan menghilangkan korosi, kerak, dan deposit karena bakteri; serta mencegah penurunan kinerja dan kehilangan produksi.

Heavy and Mining Business Head untuk Nalco Water Indonesia, Hamdani Bantasyam, mengatakan inovasi ini dapat meningkatkan operasional dan mengoptimalkan biaya yang ada melalui penggunaan perangkat dan platform digital.

Allan Yong, Ecolab Vice President & Managing Director Asia Tenggara, menambahkan, Ecolab memiliki pemahaman yang unik mengenai bagaimana air berperan penting dalam menjalankan bisnis operasional. Secara global, kita telah membantu pelanggan kita menghemat 700 miliar liter air per tahun, setara dengan kebutuhan air minum untuk 650 juta orang per tahunnya.

"Dengan pengetahuan yang dalam kami terhadap pengelolaan air secara pintar, kita telah sanggup memaksimalkan efisiensi air yang pelanggan kita pakai dan mengurangi penggunaan air mereka secara total.” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
air bersih

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top