Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menkominfo Johnny G Plate: Kasihan Rakyat Beli TV Digital, Siarannya Analog

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan bahwa peralihan siaran analog ke digital merupakan suatu kebutuhan.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 12 November 2019  |  12:56 WIB
Johnny G. Plate, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf, saat berada di Rumah Cemara 19, Jakarta, Rabu (19/9/2018). - Bisnis/Muhammad Ridwan
Johnny G. Plate, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf, saat berada di Rumah Cemara 19, Jakarta, Rabu (19/9/2018). - Bisnis/Muhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan bahwa peralihan siaran analog ke digital merupakan suatu kebutuhan.

Dia mengatakan seluruh negara saat ini telah beralih dari siaran analog ke digital. Adapun Indonesia tertinggal dan belum beralih karena banyak hal.

Johnny berpendapat bahwa dengan terhambatnya peralihan dari siaran analog ke digital maka masyarakat menjadi korban.

“Kasihan masyarakat belinya TV digital, [tetapi] siarannya TV analog. Yang rugi siapa? Masyarakat. Pemerintah tidak mau masyarakat rugi,” kata Johnny di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Adapun, mengenai siaran bersamaan antara digital dan analog, yang rencananya akan diselenggarakan pada Januari 2020, dan baru diikuti oleh 2 lembaga penyiaran swasta (LPS), Johnny enggan berkomentar.

Sebelumnya, PT Trans Media Corpora (Trans Media) dan PT Media Televisi Indonesia (Metro TV) berkomitmen untuk menggelar siaran analog dan digital secara bersamaan, atau siaran simulcast, di 12 provinsi pada November 2019.

Komisaris Trans Media Ishadi S.K. mengatakan bahwa saat ini secara infrastruktur perseroan telah siap menggelar siaran simulcast di 12 provinsi, sebagai persiapan untuk migrasi sistem penyiaran dari analog ke digital. 

Adapun 12 provinsi tersebut antara lain Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara. 

“[Siaran] simulcast besok pun kami sudah bisa lakukan. Cuma saat ini yang kita butuhkan baru tiga titik yang percobaan,” kata Ishadi di Jakarta, Senin (11/11/2019). 

Sementara itu, Direktur Pemberitaan Metro TV Don Bosco Selamun mengatakan perseroan  sudah membangun infrastruktur di 11 provinsi. Dia mengatakan Metro bersama Trans Media berkomitmen untuk mendukung siaran digital. 

“Kedua Group tidak melihat ada langkah mundur dari sisi geopolitik, Bisnis, dan lain lain. Ini merupakan waktu yang tepat. Untuk kita teruskan. Kedua grup sudah siap,” kata Don Bosco.    

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

siaran tv
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top