Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mundurnya Nadiem Makarim Diyakini Tidak Berdampak Bagi Gojek

Pergantian pimpinan setelah Nadiem Makarim mengundurkan dari sebagai CEO diyakini tidak akan berdampak terhadap keberlangsungan bisnis PT Aplikasi Anak Bangsa (Gojek).
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 22 Oktober 2019  |  16:43 WIB
Salah satu pendiri yang juga CEO Gojek Nadiem Makarim melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.
Salah satu pendiri yang juga CEO Gojek Nadiem Makarim melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

Bisnis.com, JAKARTA -- Pergantian pimpinan setelah Nadiem Makarim mengundurkan dari sebagai CEO diyakini tidak akan berdampak terhadap keberlangsungan bisnis PT Aplikasi Anak Bangsa (Gojek).

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo melalui keterangan bersama mengatakan atas kerja sama yang dilakukan keduanya dalam beberapa tahun belakangan membuat perubahan tersebut tidak akan berdampak, baik terhadap keseharian operasional maupun pertumbuhan perusahaan.

Adapun, Andre dikatakan akan fokus pada strategi korporasi, alokasi modal, ekspansi internasional serta layanan pembayaran dan keuangan. Sementara Kevin akan fokus pada pengembangan produk, strategi pemasaran, pengembangan organisasi dan juga layanan ride-hailing serta pesan-antar makanan.

“Sebagai perusahaan startup berskala besar, kami harus senantiasa siap dengan segala macam perubahan termasuk menyiapkan rencana suksesi di Gojek. Kami telah memiliki rencana yang matang untuk pertumbuhan Gojek ke depan dan didukung oleh talenta terbaik kelas dunia yang telah bergabung bersama Gojek dalam beberapa tahun terakhir," ujar keduanya dalam keterangan resmi Gojek, Selasa (22/10/2019).

Sebagai informasi, Nadiem mengundurkan diri dari Gojek setelah sembilan tahun membangun dan membesarkan perusahaan tersebut menjadi bisnis bernilai miliaran dolar Amerika Serikat. 

Saat ini, Gojek memiliki lebih dari 2 juta mitra pengemudi di Asia Tenggara dan lebih dari 400,000 mitra usaha yang telah memproses lebih dari 2 miliar transaksi per tahun.

Kevin sendiri dinilai memiliki peran signifikan dalam memimpin tim produk dan pemasaran di dalam organisasi. Berlatarbelakang di bidang business intelligence, Kevin diyakini yakni dalam pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan.

Kevin yang pernah bekerja di Zalora Indonesia, Merah Putih Incubator, dan Salem Partners juga membentuk tim teknologi yang ahli dalam bidang data, engineering, dan produk, dengan fokus meningkatkan user experience di platform Gojek. 

Andre dinilai juga memiliki peran vital dalam membangun pondasi yang kuat bagi pertumbuhan cepat Gojek, di mana dia telah menggalang dana lebih dari US$4 miliar dari Google, Tencent, KKR dan Warburg Pincus.

Andre juga membangun pondasi dalam strategi bisnis perusahaan untuk keberlanjutan jangka panjang.

Sebelum bergabung dengan Gojek, Andre menjabat Executive Director di Northstar Group, dan Head of Corporate Finance di Delta Dunia Makmur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gojek
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top