Bisnis IoT : NB IoT Telkomsel Makin Matang

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) terus mengembangkan cakupan Base Transceiver Station (BTS) Narrow Band - Internet of Things (NB-IoT) untuk mendukung bisnis enteprise di perseroan.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 22 Oktober 2019  |  10:38 WIB
Bisnis IoT : NB IoT Telkomsel Makin Matang
BTS bergerak atau mobile BTS Telkomsel - Telkomsel

Bisnis.com, JAKARTA - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) terus mengembangkan cakupan Base Transceiver Station (BTS) Narrow Band - Internet of Things (NB-IoT) untuk mendukung bisnis enteprise di perseroan.

Perluasan cakupan tidak terlepas dari keberhasilan Telkomsel dalam membangun BTS pada tahun ini.

General Manager External Corporate Communications Telkomsel, Aldin Hasyim  mengatakan hingga September 2019, Telkomsel telah mengkomersialisasikan teknologi NB IoT secara nasional.  Tercatat terdapat 23 kota di Indonesia yang sudah dapat merasakan manfaat teknologi ini. 

Dia menambahkan meski baru 23 kota, cakupan BTS 4G Telkomsel yang telah mencapai 95% dari populasi dapat dengan mudah diubah menjadi NB IoT, hanya dengan meningkatkan perangkat lunak di BTS 4G menjadi NB IoT. 

Adapun bagi yang berminat untuk menggunakan solusi IoT dari Telkomsel, lanjutnya, dapat memesan melalui www.telkomseliiot.com atau menghubungi Account Manager Telkomsel di seluruh kota di Indonesia. 

“Untuk mengaktifkan jaringan NB-IoT hanya diperlukan upgrade software,” kata Aldin kepada Bisnis.com, Senin (21/10/2019). 

Dia menambahkan untuk mendorong penetrasi bisnis IoT, Telkomsel terus mempersiapkan ekosistem IoT melalui kerjasama dengan beberapa developer lokal. 

Selain itu, Telkomsel yang telah mengkomersialisasikan IoT sejak 2014, terus mengembangkan solusi IoT yang mereka miliki.

Pertumbuhan bisnis IoT Telkomsel juga tidak lepas dari upaya Telkomsel yang terus menggelar jaringan. 

Hingga 9 bulan pertama 2019, Telkomsel telah membangun 22.000 BTS baru. Jumlah ini melampaui target yang awalnya hanya 20.000 hingga akhir tahun. 

Pembangunan BTS baru oleh Telkomsel juga meliputi BTS di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).  Dengan jumlah penyebaran BTS tersebut, Telkomsel berharap sapat menyentuh 170 juta pelanggan hingga akhir tahun. 

Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan pembangunan BTS bertujuan untuk menghadirkan layanan Telkomsel kepada seluruh masyrakat. 

Dia berharap dengan jaringan yang makin luas, masyarakat dapat merasakan manfaat seperti menggerakkan roda perekonomian di sejumlah kawasan tersebut. 

“Upgrade jaringan 4G LTE Telkomsel ini semakin memberikan pelanggan pengalaman mobile digital lifestyle yang sesungguhnya, dimana pelanggan akan dapat merasakan layanan data yang lebih cepat dan stabil,” kata Denny.

Telkomsel juga mempermudah dan menyediakan berbagai metode yang dapat dipilih oleh pelanggan untuk dapat menikmati konektivitas 4G ini. 

Bagi pelanggan yang belum menikmati jaringan 4G, pelanggan dapat melakukan ganti kartu 4G Telkomsel dengan cara yang sangat mudah. Pelanggan dapat menukarkan kartu 4G di GraPARI terdekat. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telkomsel, Internet of Things

Editor : Wike Dita Herlinda
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top