Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kerja Sama Samsung Dengan Dana dan GoPay Diperkirakan Akselerasi Proses Inklusifitas Finansial

Integrasi aplikasi uang elektronik Dana dan GoPay ke dalam salah satu fitur penyedia akses layanan pembayaran digital milik Samsung Electronics, Samsung Pay, diyakini dapat mengakselerasi proses inklusifitas finansial yang sedang terjadi di Tanah Air.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  19:21 WIB
Samsung - Reuters
Samsung - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Integrasi aplikasi uang elektronik Dana dan GoPay ke dalam salah satu fitur penyedia akses layanan pembayaran digital milik Samsung Electronics, Samsung Pay, diyakini dapat mengakselerasi proses inklusifitas finansial yang sedang terjadi di Tanah Air.

Chief Executive Officer Dana Vincent Iswara mengatakan terakselerasinya proses inklusifitas finansial tersebut tidak terlepas dari dominasi Samsung sebagai perusahaan handset manufacture.

"Kerja sama ini dilakukan karena kami ingin berkontribusi untuk inklusi finansial di Indonesia. Dengan dominasi Samsung di pasar [ponsel pintar] Indonesia, jadi kerja sama ini akan mengakselerasi proses inklusi finansial," ujar Vincent di Jakarta, Kamis (10/10).

Adapun, menurut International Data Corporation (IDC), pada kuartal II/2019 pangsa pasar ponsel pintar merek Samsung di Tanah Air berada di angka 26,9%. Sementara untuk ponsel segmen premium, Samsung dikatakan menguasai 70% pangsa pasar di Indonesia.

Dominasi Samsung tersebut turut diimbangi dengan nilai transaksi dompet digital di Indonesia yang potensial.

IT & Mobile Business Vice President Samsung Electronics Indonesia Bernard Ang mengatakan tahun lalu nilai transaksi dompet digital di Tanah Air mencapai US$1.5 miliar dan diperkirakan tumbuh menjadi US$25 miliar pada 2023.

Adapun, sampai dengan akhir Juni 2019  jumlah transaksi di aplikasi Dana sendiri mencapai angka 1,5 juta transaksi per hari, dengan total pengguna berjumlah 20 juta orang

Tahun ini, Vincent melihat potensi pertumbuhan pengguna aplikasi uang elektronik akan bertumbuh jauh lebih pesat dari sebelumnya karena makinmeluasnya tingkat penerimaan masyarakat di mana pengadopsian apliakasi tersebut juga jauh lebih besar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dompet digital
Editor : Rahayuningsih
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top