Traveloka dan Jungle Ventures Investasi Rp85,2 Miliar di Startup Vietnam KiotViet

Traveloka bersama Jungle Ventures berinvestasi dalam pendanaan Series A senilai US$6 juta atau sekitar Rp85,2 miliar di Kiotviet, perusahaan penyedia solusi Point of Sales  [POS] atau kasir online berbasis komputasi awan asal Vietnam yang dikembangkan Citigo Software.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  17:52 WIB
Traveloka dan Jungle Ventures Investasi Rp85,2 Miliar di Startup Vietnam KiotViet
Karyawan beraktivitas di kantor Traveloka, di Jakarta. - REUTERS/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA — Traveloka bersama Jungle Ventures berinvestasi dalam pendanaan Series A senilai US$6 juta atau sekitar Rp85,2 miliar di Kiotviet, perusahaan penyedia solusi Point of Sales  [POS] atau kasir online berbasis komputasi awan asal Vietnam yang dikembangkan Citigo Software.

KiotViet akan menggunakan dana tersebut untuk mengembangkan bisnisnya guna menjangkau seluruh kota dan provinsi di Vietnam, terutama area terpencil yang minim akses teknologi.

Selain itu, perusahaan juga akan mengembangkan bisnisnya untuk menyesuaikan kebutuhan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta meningkatkan kapasitas timnya.

“Kami sangat terkesan dengan yang telah dilakukan para pendiri dalam membangun KiotViet. Sebagai perusahaan platform teknologi dan gaya hidup terdepan di Asia Tenggara, kami sangat senang bermitra dengan KiotViet sebagai bagian dari perjalanan kami untuk memberikan solusi digital bagi ribuan pelaku UMKM di Vietnam,” ujar AVP Investment Traveloka Elsa Chandra, seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (15/8/2019).

Sebagai bagian dari investasi, nantinya Elsa juga akan bergabung ke jajaran direksi KiotViet.

“Vietnam adalah salah satu pasar yang paling menarik di Asia Tenggara saat ini. Dengan 66% populasi penduduk muda, dan lebih dari 96 juta orang telah terhubung ke internet, kami melihat eksplosi pada segmen ritel dengan sentuhan teknologi seperti e-commerce,” ujar Grace Yun Xia, Principal Jungle Ventures, yang juga akan bergabung menjadi direksi KiotViet.

Dengan banyaknya pelaku ritel tradisional yang mengadopsi transaksi digital, kami melihat produk dan layanan KiotViet akan menjadi game changer. 

Jungle Ventures juga akan membantu ekspansi KiotViet dengan memberkan saran dalam pengembangan bisnis dan juga merekrut karyawan penting, serta membantu menjalin kolaborasi dengan lebih banyak pemain dalam ekosistem dan juga membidik pasar di luar Vietnam saat waktunya tepat.

Dia menambahkan, investasi ini sekaligus menandai pertama kalinya Jungle Ventures berinvestasi di perusahaan rintisan asal Vietnam.

 “Kami senang menerima investasi dari mitra strategis seperti Jungle Ventures dan Traveloka Group. Investasi ini semakin mengukuhkan posisi KiotViet sebagai pemimpin pasar dari penyedia piranti lunak POS di Vietnam, dan kami percaya kolaborasi ini akan membawa pertumbuhan bisnis kami ke level selanjutnya,” ujar CEO Citigo Hao Tran.

Didirikan pada 2014 sebagai sistem POS komputasi awan yang dikembangkan oleh Citigo Software, KiotViet berkembang menjadi perusahaan penyedia teknologi POS terdepan di Vietnam.

Bisnisnya berkembang lebih luas dengan menyediakan solusi piranti lunak dan manajemen bisnis omnichannel yang komprehensif tetapi cukup sederhana yang sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM.

Perusahaan menawarkan harga jasa yang kompetitif, hanya sekitar US$7 atau sekitar Rp100.000 per bulan untuk layanan yang mencakup manajemen inventori, arus kas, dan pemasaran.

Sejak berdiri, pertumbuhan perusahaan diklaim mencapai 250% secara tahunan. Hingga kini, KiotViet telah memiliki lebiih dari 70.000 toko aktif yang tersebar di 63 provinsi yang membayar jasanya sebagai SaaS (Software-as-a-Service).

Jumlah karyawannya juga meningkat dari 150 orang pada 2014 menjadi 900 orang pada 2019.

“Pelaku UMKM memainkan peranan penting dalam ekonomi nasional Vietnam, mereka berjumlah lebih dari 95% dari total pengusaha, dan berkontribusi sekitar 40% dari Produk Domestik Bruto dan akan mempekerjakan lebih dari setengah dari total pekerja,” ujar Tri Cao, Deputy General Director of Citigo.

Lebih lanjut, dia menyatakan pelaku UMKM akan terus memainkan peranan penting dalam membangun ekonomi Vietnam. Namun, mereka menghadapi tantangan dalam melakuukan digitalisasi proses operasionalnya.

“Tujuan kami adalah menyediakan perusahaan dengan inovasi dan solusi digital untuk membantu mereka melakukan digitalisasi, meningkatkan efisiensi, dan mengembangkan peluang baru,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi startup

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top