Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

East Ventures Yakin Prospek Pendanaan Startup Semester II/2019 Masih Cerah

Pendanaan perusahaan rintisan (startup) pada semester kedua tahun ini diprediksi akan tetap semarak mengingat sejumlah perusahaan modal ventura telah mengantongi kesepakatan pendanaan yang belum diumumkan.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 08 Juli 2019  |  11:50 WIB
(Ketiga hingga keenam dari kiri) Managing Partner East Ventures Willson Cuaca, Founder Advotics Boris Sanjaya, Founder Hendi Chandi, dan Founder Jeffry Tani bersama tim Advotics. - dok. East Ventures
(Ketiga hingga keenam dari kiri) Managing Partner East Ventures Willson Cuaca, Founder Advotics Boris Sanjaya, Founder Hendi Chandi, dan Founder Jeffry Tani bersama tim Advotics. - dok. East Ventures

Bisnis.com, JAKARTA — Pendanaan perusahaan rintisan (startup) pada semester kedua tahun ini diprediksi akan tetap semarak mengingat sejumlah perusahaan modal ventura telah mengantongi kesepakatan pendanaan yang belum diumumkan.

Selain itu, gairah pendanaan startup pada paruh kedua tahun berjalan turut didukung oleh makin dinamisnya perkembangan industri perusahaan rintisan dari berbagai sektor.

Managing Partner East Ventures (EV) Willson Cuca menilai tren pendanaan perusahaan rintisan sepanjang semester I/2019 cukup positif, baik dari sisi pendanaan tahap awal maupun tahap lanjutan.

Sepanjang paruh perdana tahun ini,  EV sendiri telah mengumumkan pemberian pendanaan kepada 14 perusahaan rintisan melalui EV Seeds dan empat perusahaan rintisan melalui EV Growth, dana investasi patungan antara EV, SMDV, dan Yahoo Japan.

Sebagai perusahaan modal ventura yang tidak menghususkan diri pada sektor tertentu, ujar Willson, East Ventures mengucurkan pendanaan kepada beragam perusahaan rintisan dari berbagai sektor, mulai dari otomotif, deep tech, media, new consumption, properti, kebugaran, keuangan, logistik dan rantai pasok, hingga Software as a Service (SaaS/SME Tools).

Sementara itu, melalui EV Growth, perusahaan berinvestasi kepada 4 startup di sektor media, logistik dan rantai pasok, ritel, serta keuangan.

Melalui EV Growth, kata Willson, perusahaan memberikan kesempatan kepada startup lokal untuk bisa meningkatkan skala bisnisnya dengan lebih cepat.

Sementara itu, melalui EV Seeds, perusahaan memberikan kesempatan kepada para pendiri startup untuk membangun produk lebih bagus.

“Untuk semester dua [tahun ini], kami tidak memiliki target nominal [rencana investasi]. Sebanyak startup yang bagus saja,” ujarnya kepada Bisnis.com, belum lama ini.

Lebih lanjut, dia tidak melihat adanya satu sektor startup tertentu yang akan naik daun dalam mendapatkan suntikan pendanaan pada semester II/2019.

Menurutnya, semua sektor memiliki perkembangan yang cukup baik dan memiliki keunggulannya masing-masing. Adapun, sejauh ini, East Ventures telah memiliki total 150 perusahaan rintisan dalan portfolio investasinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top