Telkomsel Rilis Solusi IoT Manajemen BBM

Solusi ini telah diterapkan oleh Semen Merah Putih, Pamapersada Nusantara, dan PT Kapuas Prima Coal Tbk.
Leo Dwi Jatmiko | 12 April 2019 16:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga, dan PT Daya Mitra Telekomunikasi (Mitrate)l untuk mengimplementasikan layanan inovatif untuk fuel management, yaitu IoT Intelligent Tank Monitoring System (Intank).

Bahan bakar telah menjadi komoditas utama yang sangat menentukan proses bisnis berbagai perusahaan. Pengelolaan bahan baku bernilai tinggi ini tidak jarang menimbulkan berbagai masalah yang memakan biaya operasi tinggi seperti keterbatasan akses pada situs tangki bahan bakar, pengukuran manual, akurasi rendah, inefisiensi rantai pasokan, biaya pemeliharaan yang tinggi, hingga kehilangan inventori. 

Dharma Simorangkir, SVP Enterprise Account Management Telkomsel mengatakan, hadirnya Intank untuk mengatasi berbagai permasalahan fuel management. Solusi IoT industri end-to-end  ini, sambungnya, berfungsi untuk memonitor tangki dari jarak jauh (remote tank monitoring) yang memungkinkan pemantauan inventaris dan konsumsi bahan bakar secara intensif kapanpun dari manapun.

 “Upaya ini merupakan salah satu bentuk dukungan Telkomsel bagi roadmap pemerintah Indonesia yaitu Making Indonesia 4.0 dalam rangka memasuki era Industry 4.0. Aspek penguasaan teknologi, terutama teknologi informasi dan komunikasi menjadi kunci penentu daya saing Indonesia,” kata Dharma dalam rilis yang diterima Bisnis, Jumat (12/4/2019).

Dia menambahkan layanan Intank juga telah memasuki tahap uji implementasi di perusahaan lain yang berasal dari berbagai industri berbeda yaitu PT Cemindo Gemilang (Semen Merah Putih/industri semen), PT Pamapersada Nusantara (industri kontraktor pertambangan), dan PT Kapuas Prima Coal Tbk. (industri pertambangan). 

Produsen semen premium, Semen Merah Putih, mengimplementasikan Intank untuk memonitor persediaan bahan bakar dari jarak jauh pada terminal storagedan tangki bahan bakar truk pencampur semen secara real-time.  

Pamapersada Nusantara, perusahaan yang bergerak dalam bisnis kontraktor pertambangan, solusi Intank diimplementasikan untuk memonitor ketersediaan bahan bakar pada storage tank yang akan didistribusikan untuk operasional, memonitor lokasi kapal distribusi bahan bakar, dan juga untuk memonitor ketinggian air sungai yang dilalui oleh kapal tersebut.  

Sementara itu, Kapuas Prima Coal, perusahaan yang bergerak dalam bidang penambangan, melakukan implementasi Intank untuk memonitor volume bahan bakar pada mobil truk yang mendistribusikan bahan bakar dari pelabuhan ke site pertambangan dan juga memonitor ketersediaan bahan bakar pada storage tank di pelabuhan.

Dharma mengharapkan pemanfaatan solusi IoT Intank dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi ketiga perusahaan tersebut untuk menjadi pemain terdepan di industrinya masing-masing, sekaligus mengakselerasi perkembangan ekosistem IoT di Indonesia.

“Solusi IoT Telkomsel selama ini telah dipercaya untuk melayani mitra dari berbagai industri. Hal ini menjadi bukti kapabilitas Telkomsel sebagai  digital telco company yang senantiasa menghadirkan layanan dan solusi digital terkini bagi semua lapisan masyarakat, termasuk pebisnis.”, tutup Dharma.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telkomsel, Internet of Things

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup