Airlangga Hartarto Prediksi Dua Startup Naik Kelas Menjadi Unicorn Baru

Airlangga meyakini dua perusahaan itu dapat memperpanjang daftar unicorn yang didirikan oleh anak bangsa. Saat ini terdapat empat unicorn yang berasal dari Indonesia yaitu Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.
N. Nuriman Jayabuana
N. Nuriman Jayabuana - Bisnis.com 23 Februari 2019  |  15:51 WIB
Airlangga Hartarto Prediksi Dua Startup Naik Kelas Menjadi Unicorn Baru
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto - Kemenperin

Bisnis.com, JAKARTA--Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memperkirakan setidaknya terdapat dua perusahaan rintisan teknologi domestik yang dapat menyusul menjadi unicorn tahun ini.

Dirinya mengungkapkan dua perusahaan yang dapat menembus valuasi di atas US$1 miliar itu berasal dari dua bidang, yaitu pendidikan dan virtual reality. 

“Dua-duanya sudah punya akses ke Silicon Valley dan banyak menteri dari negara lain yang datang untuk belajar dari dua perusahaan ini,” ujarnya melalui keterangan resmi (23/2).

Airlangga meyakini dua perusahaan itu dapat memperpanjang daftar unicorn yang didirikan oleh anak bangsa. Saat ini terdapat empat unicorn yang berasal dari Indonesia yaitu Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.

“Presiden Jokowi berharap unicorn di Indonesia terus bertambah, tidak hanya ada empat,” ujarnya. 

Dirinya meyakini deretan unicorn di dalam negeri mampu memberikan efek berantai bagi arus investasi, pertumbuhan industri, dan serapan tenaga kerja. 
“Unicorn justru membawa modal asing masuk ke Indonesia, bukannya modal dibawa keluar dari Indonesia,” ujarnya.

Di samping itu, berbagai pionir di ranah digital itu juga disebutnya mampu menjadi platform terbuka bagi usaha mikro di dalam negeri. Airlangga mengumpamakan, platform e-commerce mampu memberdayakan 4 juta pedagang dan mempertemukannya dengan sebanyak 15 juta konsumen.

"Selain itu, e-commerce juga digunakan dalam program pemerintah yakni Program Keluarga Harapan,” ujarnya.  

Pemerintah disebutnya mendorong pengembangan infrastruktur dan teknologi digital yang mendukung implementasi industri 4.0 meliputi internet of things (IoT), big data, cloud computing, artificial intelligence (AI), maupun virtual & augmented reality.

“Untuk itu, perlu kita gali seiring meningkatnya interaksi dan semakin konvergensinya batas antara manusia dengan mesin dan teknologi informasi dan komunikasi. Ini harus berkembang dengan infrastruktur yang baik,” tuturnya. 

Dirinya mengatakan inisiatif revolusi industri 4.0 sebagai kekuatan besar di sektor industri manufaktur dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. 

“Konektivitas menjadi backbone di dalam infrastruktur untuk kesiapan revolusi industri 4.0. Dalam revolusi digital di Indonesia, kekuatannya adalah infrastruktur 4G dan palapa ring. Palapa ring telah memberikan kekuatan konektivitas digital. Ini telah dijalankan oleh pemerintah selama 4 tahun belakangan ini,” paparnya.

Menperin optimistis, melalui palapa ring, seluruh wilayah Indonesia akan menikmati jaringan internet sehingga dapat menunjang dan mempermudah segala aktivitas masyarakat. “Jadi, mulai dari Banda Aceh sampai Papua, kecepatan 4G sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia pada tahun ini,” tuturnya.

Kemarin, roket SpaceX Falcon 9 lepas landas ke angkasa dari Cape Canaveral Florida, Amerika Serikat, membawa Satelit Nusantara Satu milik Indonesia ke orbit bumi. Satelit berteknologi high throughput satellite (HTS) ini memiliki fungsi untuk memperluas jangkauan layanan serta kecepatan jaringan internet ke seluruh kepulauan Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenperin

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top