Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

773 Juta Alamat Email Bocor, Cek Apakah Punyamu Aman!

Peneliti keamanan siber Troy Hunt mengungkap terdapat koleksi sekitar 1 miliar alamat email dan passwords pengguna internet telah dibocor dan dijual di dunia maya
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 19 Januari 2019  |  16:05 WIB
Ilustrasi Hacker
Ilustrasi Hacker

Bisnis.com, JAKARTA - Kebocoran data pengguna internet dalam skala besar kembali terjadi. Sekitar 1 miliar alamat email dan kombinasi password bocor di internet dan dijual secara daring dalam sebuah koleksi data pribadi bernama 'Collection #1'.

Koleksi data yang diunggah dilayanan cloud Mega tersebut pertama kali diungkap oleh peneliti keamanan siber asal Australia Troy Hunt. Ia juga pendiri situs Have I Been Pwned (HIBP) yang memberi layanan kepada pelanggan untuk mengetahui apakah email mereka telah diretas.

Melansir Forbes, Sabtu (19/1/2019), Hunt mengungkapkan koleksi data tersebut memuat 772.904.991 alamat email dan 21.222.975 kombinasi email dalam 12.000 folder berukuran 87 GB. Collection #1 sudah dihapus dari Mega, namun Hunt mengatakan data dalam koleksi tersebut masih beredar di forum peretas yang ia tidak sebutkan namanya.

Kendati sebagian besar data yang yang tercantum dalam kebocoran kali ini telah muncul pada kebocoran sebelumnya, seperti peretasan 360 juta akun MySpace pada 2008 atau 164 juta akun LinkedIn pada 2016, Hunt mengungkapkan, "Terdapat sekitar 140 juta akun dalam koleksi tersebut yang tidak tercantum dalam HIBP."

Hunt menjelaskan kemungkinan kebocoran alamat-alamat email itu bisa berasal dari peretasan skala besar yang belum diketahui, atau dalam skala kecil.

Demi alasan keamanan, Hunt mengungkapkan bahwa kumpulan data dalam Collection #1 telah ia tambahkan ke sistem data Have I Been Pwned sehingga pengguna bisa mengecek apakah data emailnya telah dibocorkan atau tidak.

Anda bisa mengunjungi situs Have I Been Pwned di https://haveibeenpwned.com/ untuk mengetahu status alamat email Anda. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu memasukkan alamt email Anda dan sistem secara otomatis akan menelusuri apakah data yang berkaitan dengan alamat tersebut telah bocor atau belum.

Hal serupa juga bisa Anda lakukan terhadap password. Jika khawatir password yang Anda gunakan terdampak kebocoran, Anda bisa mengakses https://haveibeenpwned.com/Passwords.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hacker email

Sumber : Forbes

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top