Honor Masih Menunggu Sertifikat TKDN

Saat ini, sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Honor 9 Lite, Honor 7X, dan Honor View10 masih diproses oleh pemerintah.
Dhiany Nadya Utami | 28 Maret 2018 16:23 WIB
Presiden Honor George Zhao mempresentasikan produk Honor pada Grand Launching Honor Indonesia di Hotel JS Luwansa Jakarta, Selasa (27/3/2018) - Dhiany Nadya Utami

Bisnis.com, JAKARTA — Kendati proses sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) ketiga varian ponselnya belum rampung, Honor optimistis akan tetap bisa melakukan penjualan seusai jadwal.

Presiden Honor Indonesia James Yang mengatakan saat ini sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Honor 9 Lite, Honor 7X, dan Honor View10 masih diproses oleh pemerintah.

“Kami yakin [prosesnya] akan selesai secepatnya dan tetap mengikuti jadwal penjualan yang ada,” tuturnya usai Grand Launching Honor Indonesia di Jakarta, Selasa (28/3/2018).

Optimisme Yang mengacu pada kesan baik pemerintah terhadap komposisi TKDN baik pada perangkat keras dan perangkat lunak ketiga ponsel Honor. “Pemerintah sudah puas,” ujar Yang.

TKDN sendiri merupakan kebijakan yang setahun belakangan harus diikuti oleh kalangan vendor ponsel yang memasarkan produknya di Indonesia. Kebijakan tersebut mewajibkan ponsel 4G LTE yang beredar di Indonesia harus memenuhi nilai minimal TKDN yang disyaratkan.

Pada acara peluncuran, pihak Honor mengumumkan bahwa mereka akan mulai penjualan ketiga ponselnya April mendatang melalui beberapa platform dagang-el dalam waktu yang berbeda.

Honor 9 Lite akan tersedia di pasaran pada 5 April dan dijual melalui Shopee, Honor 7X dapat dibeli melalui  Lazada.co.id pada 25 April, dan smartphone flagship Honor yakni Honor View 10 dijual lewat Shopee mulai dari 16 April.

Selain ketiga varian tersebut, pihak Honor menyebut setidaknya mereka akan merilis 3 ponsel lain di Indonesia sepanjang tahun ini.

Tag : smartphone
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top