Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Link Net Uber Ekspansi Layanan Internet dan TV Kabel

JAKARTADemi menjalankan ekspansi agresif bermodel kota pintar atau smart city pada 2017, PT Link Net Tbk. bekerja sama dengan perusahaan properti PT Mitra Sindo Sukses untuk memberikan layanan internet dan TV kabel di Kawasan Perumahan Jakarta Garden City.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 27 Maret 2017  |  06:15 WIB
. - .
. - .

Bisnis.com, JAKARTA— Demi menjalankan ekspansi agresif bermodel kota pintar atau smart city pada 2017, PT Link Net Tbk. bekerja sama dengan perusahaan properti PT Mitra Sindo Sukses untuk memberikan layanan internet dan TV kabel di Kawasan Perumahan Jakarta Garden City.

Link Net merupakan penyedia layanan via kabel nasional yang menyediakan layanan televisi berbayar, koneksi broadband,  dan komunikasi data di bawah merek First Media.

Operation Director PT Link Net Tbk. Edward Sanusi mengatakan kerja sama merupakan langkah yang konsisten untuk memberikan solusi atas kebutuhan teknologi, pendidikan, pengetahuan, informasi, dan hiburan yang dibutuhkan masyarakat.

“Dengan dilakukannya kerjasama ini, maka nantinya para penghuni di Jakarta Garden City akan mendapatkan kemudahan untuk mengakses layanan broadband Internet unlimited,” ujarnya.

Akses layanan internet bisa diperoleh melalui produk FastNet dan TV kabel digital home cable yang menyajikan lebih dari 150 saluran. Home cable merupakan saluran TV kabel yang menyajikan acara-acara hiburan dan pendidikan.

Kawasan JGC diklaim sebagai sebuah area perumahan yang berpotensi menerapkan konsep smart city. Sebagai kawasan residen skala kota yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk. di Cakung, Jakarta Timur, Jakarta Garden City dikembangkan di atas lahan seluas 370 hektar.

Edward berharap kerjasama yang dilakukan bisa menjadi sebuah sinergi dalam mencapai tujuan bersama, terutama dalam hal melayani pelanggan.

Pada 2016, Link Net mengalami pertumbuhan unit pelanggan sebanyak 15% menjadi 1,02 juta, namun di saat bersamaan rerata pendapatan per pelanggan menyusut 2% sepanjang 2016.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi yang diterbitkan pekan lalu, pertumbuhan unit pelanggan (revenue generating unit/RGU) broadband dan TV berbayar pada 2016 tercatat naik 15% atau menjadi 1,02 juta, dari RGU 2015 yang hanya 890.000 pelanggan.

Perseroan mengaku menambah jangkauan layanannya ke 153.000 rumah baru yang terkoneksi atau biasa disebut dengan istilah homes passed, sehingga kini mencapai 1,83 juta rumah per akhir 2016 dari angka semula 1,67 juta pelanggan.

Kendati mengalami kenaikan pengguna, rerata pendapatan per pelanggan (average revenue per user/ARPU) menyusut tipis sekitar 2% menjadi Rp 407.000 pada 2016 dari level sebelumnya yang sebesar Rp 415.000 pada tahun sebelumnya.

Perseroan melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 15% dari semula Rp 2,56 triliun pada 2015 menjadi Rp 2,95 triliun akhir tahun lalu, yang berasal dari pertumbuhan segmen residensial dan korporasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

link net
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top