Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tren Layanan Video Berbasis Internet Terus Bertumbuh

Tren layanan konten video berdasarkan kebutuhan melalui internet di Indonesia diprediksi terus bertumbuh.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 24 Maret 2017  |  20:47 WIB
Internet - Ilustrasi
Internet - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Tren layanan konten video berdasarkan kebutuhan melalui internet di Indonesia diprediksi terus bertumbuh.

Head of Marketing & Ad Sales Viu Indonesia Myra Suraryo mengatakan Viu hadir di Indonesia sejak Mei 2016 lalu dan saat ini pengguna aktif Viu hampir mendekati angka 2 juta.

"Rata-rata menikmati sampai dengan 3 jam sehari atau bahkan bisa lebih, padahal belum satu tahun Viu hadir di Indonesia tapi penetrasi ke pasar sudah cukup luas di kota besar bahkan kota kedua," jelas Myra di Jakarta pada Jumat (24/3/2017).

Lebih lanjut dia mengatakan tren pertumbuhan di Indonesia, relatif paling cepat. Menurutnya, hal ini karena dipengaruhi dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar dengan 250 juta penduduk.

"Pasar Indonesia adalah pasar yang bertumbuh dengan cepat, dengan partner strategis juga membantu mempercepat penetrasi pasar dan sampainya Viu ke pelanggan di berbagai pelosok Indonesia," paparnya.

Myra mengatakan Viu menyajikan konten hiburan Asia dan telah dinikmati konsumen di berbagai negara seperti Singapura, Hong Kong, Malaysia, Mesir, dan India. Adapun saat ini, di Indonesia tren konten yang paling populer disebutnya merupakan drama Korea.

"Viu mengikuti tren, apa yang diminati konsumen Indonesia dan sangat ingin dihadirkan. Saat ini banyak drama korea, karena trennya mengarah ke sana. Tapi Viu juga menghadirkan drama dari Jepang, Taiwan, Indonesia, India, Hong Kong," jelasnya.

Dia menambahkan dengan kemitraan strategis bersama operator Telkomsel melalui program bundling paket data, membuat secara otomatis pelanggan Telkomsel mendapatkan video data untuk menikmati Viu. Myra mengatakan dia berharap akan ada peningkatan pelanggan Viu dari pengguna Telkomsel ke depannya.

"Targetnya sebanyak-banyaknya di seluruh Indonesia, dimana semua penikmat Telkomsel menikmati Viu," ujarnya.

Dia mengatakan Viu juga tidak menutup kemungkinan untuk menjalin kerja sama dengan operator lain termasuk rencana untuk ke layanan televisi kabel berlangganan.

"Ada arah ke sana, tinggal menunggu saja," katanya.

Viu, salah satu perusahaan penyedia layanan Over The Top (OTT), yakni layanan dengan konten berupa data informasi atau multimedia yang berjalan melalui jaringan internet yang beroperasi di atas jaringan internet milik sebuah operator. Vuclip sebuah perusahaan media milik PCCW, adalah layanan video on demand di pasar negara berkembang.

Sementara itu, Telkomsel Senior Vice President Consumer Marketing Venusiana Papasi mengatakan sejak program bundling paket data untuk layanan OTT pada November 2016 lalu, pelanggan Telkomsel yang menikmati layanan ini cukup banyak.

"Telkomsel memiliki 170 juta pelanggan. Baru pada November 2016 kemarin, sekarang di atas tiga juta yang menikmati," katanya.

Dia mengatakan kerja sama salah satunya dengan Viu ini sejalan dengan tren gaya hidup yang berkembang di mana Telkomsel mengusung gaya hidup dengan akses di mana dan kapan saja dengan ponsel pintar. Adapun rata-rata penggunaan untuk layanan ini juga dapat dikatakan besar.

"Sekarang masih perkenalan, bundling, offer subscription Telkomsel yang tanggung, untuk menikmati, experience dan loyalitas pelanggan dulu, akses free hingga 2018, masih terbuka dan semua bisa" tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

internet video digital
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top