Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Malware Retas Ribuan Transaksi Hotel Starwood, Marriott, Hyatt

Kebocoran data terjadi di 20 hotel milik Starwood, Mariott, Hyatt dan Intercontinental yang dioperasikan oleh HEI Hotels & Resort.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 15 Agustus 2016  |  11:33 WIB
Ilustrasi Malware - Antara
Ilustrasi Malware - Antara

Bisnis.com, NEW YORK -  Kebocoran data terjadi pada 20 hotel milik Starwood, Mariott, Hyatt dan Intercontinental yang dioperasikan oleh HEI Hotels & Resort.

Malware yang ditempatkan pada sistem yang dipakai hotel-hotel tersebut kemugkinan telah dipakai untuk meretas data dalam ribuan transaksi makanan, minuman dan lain-lain.

Kebocoran data tersebut menyusul kejadian serupa pada Hyatt Hotel Corp dan Starwood Hotels & Resorts Worldwide Inc dalam beberapa bulan terakhir.

Dikutip dari Reuters, Senin (15/8/2016) sebuah malware yang didesain untuk mengumpulkkan data kartu ditemukan dalan sistem yang digunakan HEI.

Malware ini diketahui menginfeksi 12 hotel Starwood, enam properti Marriott International Inc, satu hotel milik Hyatt dan satu hotek milik Inter Continental Hotels Group PLC.

Chris Daly, seorang juru bicara HEI menyebut, malware ini ditemukan pada awal hingga pertengahan Juni dalam sistem pembayaran yang digunakan oleh restoran, bar, spa, toko-toko di lobi, serta fasilitas lainnya.

Daly mengatakan, sejauh ini tidak diketahui jumlah pelanggan yang terdampak akibat malware ini, karena mungkin telah menggunakan kartunya berkali-kali. Berdasarkan keterangan, sekitar 8.000 transaksi selama periode serangan malware tersebut di Hyatt Centric Santa Barbara Hotek di California dan 12.800 transaksi di IGH International di Tampa, Florida.

Berdasarkan keterangan HEI, pihak ahli telah menginvestigasi kebocoran data tersebut, dan menyebut peretas kemungkinan telah mencuri nama pelanggan, nomor rekening, tanggal kedaluarsa kartu dan kode verifikasi.

Sejauh ini peretas  tidak berhasil meretas kode PIN kartu pelanggan, karena data tersebut tidak direkam oleh sistem yang digunakan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malware intercontinental hotels group (ihg) jw marriott

Sumber : Reuters

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top