Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mobile Money, Edukasi ke Masyarakat Penting

Beberapa perusahaan penyedia layanan mobile money menila minat masyarakat dalam menggunakan mobile money saat ini cukup besar.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 25 Februari 2015  |  20:07 WIB
Mobile Money, Edukasi ke Masyarakat Penting
Uang Rupiah - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-Beberapa perusahaan penyedia layanan mobile money menilai minat masyarakat dalam menggunakan mobile money saat ini  cukup besar.

Business Operation & Monitoring Management PT Indosat Imam Suko Antoro mengatakan bahwa rata-rata pengguna mobile money justru ada di perdesaan.

“Seperti contoh beberapa waktu lalu ada koperasi pedagang warung tegal yang mengirimkan uangnya ke tempat asalnya dengan menggunakan mobile money,” ujar Imam saat dihubungi Bisnis.

Namun menurut Imam, rata-rata transaksi menggunakan layanan mobile money Indosat yang diberi nama Dompet Indosat, rupanya masih banyak digunakan untuk membayar tagihan PLN, telepon hingga internet.

Guna meningkatkan jumlah penggunaan mobile money, menurut Imam memang perlu edukasi khusus kepada masyarakat. Sebab masih cukup banyak pula konsumen yang masih belum paham bagaimana penggunaan mobile money tersebut.

Peryataan Imam tersebut didukung pula oleh Andi K. Utomo, VP Digital Payment & m-Banking,Telkomsel Indonesia saat diwawancara oleh Bisnis.

 Menurutnya jumlah pengguna mobile money saat ini cukup banyak berkat kesiapan dari berbagai provider yang semakin baik dalam menyediakan layanan mobile money, salah satunya adalah edukasi dan promosi yang semakin gencar.

Namun kesiapan dari masing-masing provider tersebut bisa semakin maksimal jika didukung pula oleh pemerintah melalu regulasi yang dikeluarkan. Menurut Andi jika kedua hal tersebut berjalan dengan baik, maka tak butuh lama untuk menjadikan mobile money sebagai alat transaksi yang masif.

“Regulasi dari pemerintah saat ini sebenarnya sudah cukup baik. Apalagi jika konsep gerakan non tunai itu benar berjalan dengan maksimal maka mungkin hanya butuh 1-2 tahun untuk menjadikannya masif,” ujar Andi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobile money
Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top