Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

GEDUNG INACC: Indonesia Punya Pusat Mikroba Berstandar Dunia

Keberadaan InaCC ini menjadi penting. Karena, untuk dapat memperoleh paten berdasarkan konvensi biodiversity maka penanganan mikroba harus berstandar internasional.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Juli 2014  |  11:46 WIB
Saat ini LIPI memiliki sekitar koleksi 3.000 mikroba. Dalam 20 tahun ke depan, pusat koleksi mikroba di Cibinong Science Center ini masih dapat menampung ribuan hingga jutaan mikroba. - kkwater.com
Saat ini LIPI memiliki sekitar koleksi 3.000 mikroba. Dalam 20 tahun ke depan, pusat koleksi mikroba di Cibinong Science Center ini masih dapat menampung ribuan hingga jutaan mikroba. - kkwater.com

Bisnis.com, JAKARTA - Dengan telah berdirinya gedung Indonesia Culture Collection (InaCC) di kawasan Cibinong Science Center, Bogor, Jawa Barat, maka Indonesia kini memiliki pusat koleksi mikroba berstandar internasional.

"Gedung sudah jadi sekarang, rencananya diresmikan 3 September. Harapannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang meresmikan," kata Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Siti Nuramaliati Prijono di Jakarta, Minggu (20/7/2014).

Ia mengatakan pada 2007, Presiden memang telah meresmikan InaCC sebagai pusat koleksi mikroba nasional yang berstandar internasional. Namun gedung dari InaCC memang belum ada.

"Sekarang gedungnya sudah jadi, akan diresmikan 3 September. Harapannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri yang meresmikannya," ujar doktor yang akrab disapa Lili ini.

Saat ini LIPI memiliki sekitar koleksi 3.000 mikroba. Dalam 20 tahun ke depan, menurut dia, pusat koleksi mikroba di Cibinong Science Center ini masih dapat menampung ribuan hingga jutaan mikroba.

Keberadaan InaCC ini menjadi penting. Karena, menurut dia, untuk dapat memperoleh paten berdasarkan konvensi biodiversity maka penanganan mikroba harus berstandar internasional.

LIPI telah lama menyimpan mikroba, namun belum disimpan secara benar. Padahal jika disimpan secara benar maka mikroba dapat hidup hingga 30 tahun, sehingga saat ada yang membutuhkan dapat langsung digunakan dengan dibangunkan lagi.

Mikroba, ia mengatakan sangat dibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan pangan, energi bahkan obat antibiotik di masa depan, karena semua mikroba yang memang memiliki potensi dilindungi, sehingga tidak dicuri pihak asing.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mikroba GEDUNG INACC
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top