Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TANGKAL BANJIR: BPPT Monitor Awan Melalui Radar

JAKARTA:—Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi  (BPPT)  terus melakukan monitor awan yang berpotensi mencurahkan hujan intensitas besar dan banjir di sejumlah tempat dengan menggunakan radar yang dipasang di Bandara Halim Perdanakusuma.Staf. 
- Bisnis.com 29 Januari 2013  |  12:36 WIB

JAKARTA:—Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi  (BPPT)  terus melakukan monitor awan yang berpotensi mencurahkan hujan intensitas besar dan banjir di sejumlah tempat dengan menggunakan radar yang dipasang di Bandara Halim Perdanakusuma.


Staf.  Senior Unit Pelaksana Teknis Hujan Buatan BPP Teknologi Djoko Goenawan mengatakan dari pengamatan tersebut, juga disiapkan adanya tindakan jika radar menangkap ada potensi awan tersebut dengan sistem yang diberi nama proses  jumping dan kompetisi.


“Kita perlu antisipasi. Sedia payung sebelum hujan. [Lagi pula BPPT]. memang selalu mencari terobosan dan inovasi [dalam hal ini dengan tujuan] mengurangi hujan,” kata. Djoko saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Selasa (29/1).

 
Untuk memonitor awan tersebut, ujarnya, BPP Teknologi telah meletakkan radar di Bandara Halim Perdanakusuma, menyusul terjadinya bencana banjir di sejumlah tempat akibat hujan lebat yang berkepanjangan.

 
Daerah yang terpantau, antara lain seperti di Serang, di Kepulauan Seribu, dan di Selat Sunda. Mengingat pertumbuhan  awan selalu bergerak dari Barat.

 
Djoko mengatakan BPPT memiliki dua cara untuk mengatasi awan yang berpotensi mendatangkan hujan besar dan banjir.  Pertama, melakukan proses tindakan yang dinamakan jumping,  yaitu menurunkan awan lebih cepat menjadi hujan sebelum bergerak ke suatu tempat dengan ukuran terus membesar.
 

Kedua, dengan sistem kompetisi. Yaitu dengan menyemaikan partikel yang berkompetisi dengan awan menyerap uap air, sehingga awan tidak tumbuh atau istilahnya menjadi ‘bantet’. (if)


“Radar di Halim untuk memonitor [awan],” kata Djoko.


 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top