Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LAYANAN CETAK TERKELOLA: Pasar Asia Tenggara menjanjikan

SINGAPURA—Pasar Managed Print Service (MPS) atau layanan cetak terkelola di Asia Tenggara diprediksi tumbuh 19,8% hingga 2016.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 Januari 2013  |  14:29 WIB

SINGAPURA—Pasar Managed Print Service (MPS) atau layanan cetak terkelola di Asia Tenggara diprediksi tumbuh 19,8% hingga 2016.

"Pertumbuhan MPS bahkan lebih cepat dari pertumbuhan printernya sendiri,” kata Jesus Varela, VP dan General Manager, Managed Services, Printing and Personal Systems, Hewlett-Packard (HP) untuk Asia Pasifik di Singapura, Jumat (25/1/2013).

Jesus mengutip data dari perusahaan riset International Data Corporation (IDC) yang menunjukkan pertumbuhan pasar MPS di Asia Tenggara mencapai US$255,4 juta hingga 2016 dengan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) 19,8%.

Pertumbuhan pasar MPS tersebut dipimpin oleh Thailand yang diprediksi menanjak 20,8%, disusul Malaysia dengan 20,1%, kemudian Singapura 19,7% dan Indonesia 17,5% CAGR.

Dia menambahkan konsumen di kalangan bisnis memiliki kebutuhan akan printer yang bisa mengurangi biaya dan meningkatkan efektivitas pekerjaan.

Untuk mendukung penyederhanaan pengelolaan informasi dan alur kerja pada sebuah bisnis berskala besar, HP memperkenalkan kelas terbaru dari seri LaserJet Enterprise flow MFPs.

Pada dasarnya ini adalah layanan satu paket. HP akan menentukan mesin cetak seperti apa yang cocok untuk pengguna di lingkungan perusahaan, baik dari sisi kebutuhan, keamanan, dan pola perawatannya. Perusahaan pengguna tinggal fokus pada bisnisnya.

MPS ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi lingkungan cetak dan mendorong pelaku bisnis untuk meningkatkan nilai kompetitif bisnisnya dengan mengalihkan biaya capital atau biaya pembelian aset menjadi biaya operasional.

“Para pelaku bisnis enterprise saat ini tengah mencari cara paling tepat untuk mengurangi biaya-biaya sekaligus meningkatkan efisiensi bisnis,” kata Jesus Varela.

Layanan cetak terkelola mampu meminimalkan downtime akibat kerusakan perangkat atau kehabisan supplies, dan menyediakan kontrol akses terintegrasi untuk menjamin keamanan dokumen-dokumen bisnis.

Menurut Jesus, MPS juga digunakan oleh beberapa perusahaan penggunanya sebagai pendukung terciptanya lingkungan bisnis yang “green”. Dengan MPS perusahaan-perusahaan dapat melakukan penghematan kertas yang signifikan.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : M. Taufikul Basari

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top